Planet Atom

Planet Atom

  • WpView
    Reads 8,231
  • WpVote
    Votes 1,199
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 6, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Terjebak diantara memilih melupakan tapi takut gagal atau membiarkan perasaan itu tetap ada namun takut dia tidak memiliki rasa yang sama. Ya,itu yang saat ini Dita rasakan. Terjebak dengan orang yang seharusnya sudah hilang dari circle Dita. kalau digambarkan,Dita seperti hidup di dalam atom. Kecil ,sempit, dan penghuninya hanya itu itu saja. Hanya Proton, elektron dan neutron. Jadi, sejauh apapun Dita melangkah yang ditemui ya hanya orang orang itu. ... "lo mau kemana?" "kemana aja, asal di situ nggak ada lo" "Bukannya lo sendiri yang bilang dit. Kita itu bukan tinggal di planet bumi , tapi Planet Atom. sejauh apa kita melangkah ketemunya ya cuma orang orang itu aja" "Gue kan elektron. Gue bisa pindah ke atom lain kapanpun gue mau" "Gue nggak akan biarin lo pindah ke atom lain. karena, seperti yang lo mau , gue akan buat lo jatuh cinta dengan cara gue yang nggak akan pernah lo temuin pada diri proton lain. Dan satu lagi dit, rasa gue ke elo itu juga ibarat atom, kecil dan nggak akan bisa di bagi lagi"
All Rights Reserved
#164
kimia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANELKA CALVARY
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • dimana janji tersebut
  • JAM 3 SORE
  • THE CLIMB [Completed]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • Cinta Berbalut Puisi

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines