Sekertaris bos bar-bar

Sekertaris bos bar-bar

  • WpView
    Reads 491
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 19, 2022
Update seminggu sekali Genre: Aksi-Roman-Humor Seorang wanita muda dengan kelakuan yang bar-bar dan jangan lupakan umurnya masih dibawah umur yaitu 16 tahun yang menjabat sebagai CEO perusahaan terkaya dengan urutan ke lima di dunia, mempunyai sekertaris yang datar dan dingin dan jangan lupakan kalau dia patuh kepada atasannya. Nmun dibalik datar dan dinginnya sekertaris itu, tersimpan rahasia yaitu kepolosannya. Suatu ketika bos wanita itu menyuruh sekertarisnya untuk menciumnya, lantas sanggupkah sekertaris itu? " cium saya!!" "hah?" " kamu.cium.saya!.ini perintah." "...."
All Rights Reserved
#596
bar-bar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Is In The Building | END
  • Mr. Trouble
  • Falling for You - TERBIT
  •   Annoying Secketary [ Sudah Terbit ]
  • CEO'S SECRET (COMPLETED )
  • From The Guilty
  • My Sexy Fat Lady  (SUDAH DITERBITKAN)

"Letakkan ponselmu." Castella Ainsley Willard, seorang wanita muda yang sedang sibuk memotret dirinya dengan sebuah efek menggemaskan untuk memuaskan puluhan juta pengikutnya di Instagram, langsung menoleh masam dengan mata yang memicing kesal mendengar perintah yang tiba-tiba didengarnya itu. Ian Dwight, seorang CEO utama dari Dwight Company yang memulai karirnya sejak muda dikarenakan kemalasan ayahnya untuk mengurusi salah satu perusahaan properti terbesar yang berada di Amerika itu, hanya menatap datar sepasang mata biru lain yang terarah kesal padanya "Apa yang kau tunggu?" Stella berdecak ketus "Aku sudah mengerjakan separuh tugasnya." "Separuh bukan berarti selesai, kan?" Ian menggelengkan kepalanya lelah mendengar decakan kesal itu sekali lagi "Selesaikan pekerjaanmu, dan aku akan mengijinkanmu untuk memotret wajahmu lagi." "Dasar idiot." "Stella," "Baiklah-baiklah, maafkan aku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines