Tak Pernah Puas

Tak Pernah Puas

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 10, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Tagsaction
Blurb. Pernikahan adalah sebuah hubungan yang sakral di depan hukum, agama dan terlebih di hadapan Sang Pencipta. Berbagai cobaan pasca pernikahan memang hal biasa. Tentu untuk menorehkan air mata sebelum senyum dan tawa menyapa. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Bisa menerima dengan ikhlas, atau justru berpikir pungkas. Dengan meninggalkan pasangan sah dan mencari kehangatan di luar sana atau tetap pada prinsip keluarga yang mempertahankan pasangan. Di tengah usaha bisnis yang sedang naik daun, Damian justru dihadapkan pada kenyataan, rekan bisnis yang menusuknya dari belakang. Bersamaan dengan itu, tentu pesona Damian mampu menaklukkan semua kaum hawa. Floris yang dijanjikan oleh Damian akan kembali secepat mungkin setelah ijab qobul. Nyatanya pria itu meninggalkannya. Akankah Damian kembali dan bahagia bersama Floris, atau sebaliknya? Setelah berbagai hinaan Florist terima, akankah Floris bertahan pada pernikahan ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Turun Ranjang
  • Carnation
  • Finding a Soulmate
  • Damien's Possession ✔️ (Mavros Series #2)
  • syanin
  • My Precious Ruby
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • Z̶e̶l̶ian 3: Definisi Sempurna
  • Be Mine [Terbit]

"Kenapa kamu bisa yakin kalau kita akan bertemu lagi ?" "Karena kita pasti akan ketemu lagi ..." "Bagaimana kalau saat kita bertemu kamu sudah menikah? atau aku sudah menikah?" "Aku hanya akan menikah denganmu ...." "Sebegitu yakinnya aku akan menikah denganmu? lalu bagaimana kalau aku sudah menikah?" "Kamu pasti akan menikah denganku .." "Aku tidak yakin ...." "Berani taruhan?" "Apa taruhannya?" "Kalau kita menikah ... kamu boleh meminta apapun padaku .... dan aku akan mengabulkannya tapi tidak dengan 3 hal ...." "Apa itu ..." "Yang pertama ... tidak ada orang ketiga dalam bentuk apapun ... mau istri atau suami lainnya, kekasih atau apapun namanya ... Yang kedua ... tidak ada permintaan perceraian ... sampai maut memisahkan ... Yang ketiga .... tidak ada perpisahan ... dalam bentuk apapun ...." "Deal ..... aku hanya akan meminta 1 hal ..... tapi aku tidak tahu apakah kamu bisa mengabulkan atau tidak ..... tapi aku katakan saat ini juga ..." "Katakan sayang ... apa permintaanmu ..." "Kalau kita menikah .... aku hanya memintamu untuk membuatku hamil ...." "Bagaimana mungkin ... kamu laki - laki ..." "Sampai kita bertemu lagi ... dan sampai kita menikah ... pikirkan hal itu baik - baik ...... "

More details
WpActionLinkContent Guidelines