Asmaraloka

Asmaraloka

  • WpView
    Reads 808
  • WpVote
    Votes 589
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Hidup bagai asmaraloka, dunia penuh cinta kasih. Walaupun terkadang manusia tidak menyadarinya, dan manusia selalu menyalahkan takdir yang itu akan baik dan indah pada penutupnya. --- Afissa Humairah sosok gadis yang berusaha menjadi baik dengan versinya, dipertemukan dengan takdir yang selalu mengejutkan. Luka, tawa, keringat dingin, dan putus asa menjadi bumbu manis dalam perjalanan hidupnya. Ada masa di mana doa yang terapal oleh Afissa tak sama dengan sketsa takdir dari-Nya. Bahkan bertolak belakang! Iya, bertolak belakang. Putih dan hitam yang akan melebur menjadi warna indah yaitu abu-abu. Takdir itu pula yang membawa Afissa berjumpa dengan sosok laki-laki dingin yang membenci dirinya karena sebuah insiden yang menyalahkan dirinya. Takdir itu pula yang membawa Afissa berjumpa pada sosok laki-laki santun yang menghormatinya. Dan takdir itu pula yang membawa Afissa berjumpa pada sosok laki-laki hitam berselimut putih. "Tolong cintai aku semampumu."
All Rights Reserved
#26
jelajah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUKAN PILIHAN KU
  • ASHILA
  • Raden Aluna | END
  • Abigail Husband Is Dangerous √Sequel  TDTM√ (SELESAI)
  • Menyapa Luka di Awal Kisah
  • adalah TAKDIR (ongoing)
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • My Second Wife
  • Assalamualaikum Imamku

Cinta tak selalu dimenangkan oleh mereka yang saling mencintai tapi cinta itu tentang bagaimana cara kita ikhlas. Di balik cadarnya, Aisyah Humeyrah menyimpan luka yang tak terlihat-dijodohkan dengan pria dari mazhab berbeda, hidup dalam rumah yang sepi meski ada dua orang di dalamnya. Ia masih belum lulus dari pondok, tapi sudah harus menunaikan bakti sebagai istri. Sementara itu, Imam-pemuda yang mencintainya dalam diam-hanya mampu mencintai dari kejauhan, dengan doa yang tak pernah putus. Pernikahan yang awalnya tampak tenang berubah menjadi luka-luka kecil yang terus ditelan Aisyah dalam diam. Mas Hadi, suaminya, semakin sibuk dengan dunia sendiri, memperlakukannya seolah tak lebih dari pelengkap rumah. Di tengah keterasingan itu, Aisyah tetap mengajar, tetap belajar, dan tetap sabar. Tapi sampai kapan kesabaran bertahan jika cinta hanya berjalan satu arah? Ini adalah kisah dua insan yang terpisah oleh takdir, mazhab, dan dinding rumah yang tak memantulkan cinta. Tapi di antara sabar dan ikhlas, mereka belajar satu hal: bahwa mencintai bukan selalu memiliki, tapi mendoakan dalam senyap, hingga langit sendiri yang menjawab.

More details
WpActionLinkContent Guidelines