Cinta Untuk Tarrel [TAMAT]

Cinta Untuk Tarrel [TAMAT]

  • WpView
    Reads 933
  • WpVote
    Votes 468
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 12, 2021
[TAHAP REVISI] "Cinta itu seperti melihat pelangi. seringkali kita menatapnya, namun tetap menakjubkan sampai memberikan euforia dalam hati." - Aella Hiraani. "Cinta itu seperti badai. Datang membawa gemuruh, kehancuran, dan juga kegelapan di dalamnya." -Tarrel Birawa. 《■》《■》《■》《■》《■》《■》《■》《■》 Seorang Aella Hiraani percaya bahwa, 'Semakin besar badaimu, semakin cerah pula pelangimu' . Kata-kata itu sudah menjadi motivasi bagi Aella untuk menjalani kehidupannya. Ia selalu percaya dan beranggapan jika dibalik badai yang menghancurkan akan ada sebuah pelangi yang siap datang setelahnya. Berbeda dengan seorang Tarrel Birawa. Cowok famous itu hanya melihat kegelapan dalam hidupnya. Baginya, kehidupan adalah sebuah kekerasan dan kehancuran. Tidak ada celah untuknya mencari titik penerang. Dan dengan itu ia disebut sebagai 'Penguasa Badai' . Sebuah pemikiran yang sangat berbeda dan sulit untuk disatukan. Bagaimana jika mereka dipertemukan? Apakah kata motivasi yang sudah Aella tanamkan akan berpengaruh bagi kehidupan salah satunya? Start: 13 Maret 2021 Finish: 12 Mei 2021
All Rights Reserved
#884
motivasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blackcurrant ✔
  • ANASTORY [END]
  • BAD?! It's Me!{END}
  • ARDIANA [END]
  • Cephalotus
  • Kontra Kita || END
  • REVANARA
  • Stela 2 [ SELESAI ] ✓
  • Extraordinary Love {COMPLETE}✓

"BERISIK! Lo tau? Lo cuma orang asing yang tiba-tiba ikut campur sama semua masalah gue. Berhenti sekarang juga, gue muak!" *** Bagi seorang Erkano Alatas, hal yang paling ia tak percaya keberadaannya di dunia ini ialah cinta. Dan hal paling menganggu yang hadir di dunianya ialah Kinta. Semua berawal saat kelopak-kelopak mawar menari dengan indah di atas lapangan SMA Canopus. Angin yang berdesir seolah menggiring pertemuan mereka. Erkan, si cowok tempramental berhati baja itu langsung mengusir paksa kedatangan Kinta bahkan pada titik awal dari garis takdir yang baru saja dimulai. Bukannya Kinta tidak mau pergi dari Erkan, tapi apa bisa dikata jika takdir selalu saja menarik dia mendekat saat dirinya hendak menjauh. Lalu Kinta paham, bahwa semesta menyuruhnya untuk menempa baja itu supaya bisa berubah. Terlebih, ia adalah salah satu orang yang percaya bahwa Erkan tak sepenuhnya berjiwa kelam. Karena blackcurrant saja tak sepenuhnya berwarna hitam. Namun ... setiap orang punya kesempatan untuk menyerah, bukan? *** "Erkan bener, Kinta cuma orang asing. Dan seharusnya Kinta gak pernah peduli sama Erkan dari awal." B.L.A.C.K.C.U.R.R.A.N.T. [YANG MAU PLAGIAT, BOLEH! Siap-siap kena kasus aja tapi 😚] ©2020 by biruvanila

More details
WpActionLinkContent Guidelines