Dreaming Of Becoming A Princess

Dreaming Of Becoming A Princess

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 12, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
°•ℂ𝕖𝕣𝕚𝕥𝕒 ℂ𝕠𝕝𝕝𝕒𝕓•° >@ZᴀɴɴᴀKɪʀᴀɴɪᴀ09 >@RACHREL Вⷡuͧᴋⷦaͣn noͦvͮeͤl T̶e̶r̶j̶e̶m̶a̶h̶a̶n̶ ---{°•∆*∆•°}--- Pernahkah kau memimpikan atau bercita-cita menjadi sesuatu? Kalau kau bertanya padaku maka jelas jawabanku adalah "IYA" Tapi mimpi yang paling aku inginkan adalah menjadi seorang putri. Putri dari suatu kerajaan yang nanti akan menjadi seorang ratu dan istri dari raja. Tapi aku tahu mimpiku itu mustahil untuk dilakukan, maka dari itu aku membuang jauh-jauh mimpiku itu. Tapi sekarang mimpiku itu terwujud dan menjadi nyata! Aku benar-benar menjadi seorang putri di suatu kerajaan besar bernama Alphonso dan bertunangan dengan seorang pangeran tampan yang mengidap phobia mysophobia. Bagaimana perjalananku di sana? Terus nantikan! ∆ᴾˡᵃᵍⁱᵃᵗ ᵈⁱʰᵃʳᵃᵖᵏᵃⁿ ᵐᵉⁿʲᵃᵘʰ∆
All Rights Reserved
#435
pangeran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm More Than Just A Princess
  • Exchange Souls With Villains
  • My Male Lead [SELESAI] (REVISI)
  • Obsession Prince
  • The Naughty Hera | Short Story
  • Reinkarnasi Sang Antagonis (TERBIT)
  • THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?]
  • Benevolence of fate (Tamat)

[Completed] Seorang gadis wibu bangun di tubuh puteri yang terabaikan. Steffani Alina, seorang gadis biasa yang menyukai para lelaki dua dimensi buatan Jepang itu tidak tau apa yang tengah terjadi padanya. Ia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari sepulang membeli 'kebutuhan' wibunya. Namun saat ia membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah kamar mewah bernuansakan emas dengan kombinasi warna putih. Namun entah kenapa meski terlihat megah, kamar itu nampak tidak terurus. "tempat apa ini?!" ucapnya seraya menoleh ke kanan dan kiri dengan panik. Ia segera beranjak dari kasur megah itu, hendak keluar dari kamar yang begitu asing baginya. Namun saat ia melewati cermin besar yang berada di dekat kasur, betapa terkejutnya ia saat melihat pantulan dirinya di cermin. "in-ini... ini bukan aku!" ucapnya terkejut seraya menyentuh wajah cantik itu. Rambut pirang berkilau bagai kain sutera yang terbuat dari emas, mata sebiru langit di siang hari, kontur wajah kecil sempurna, bibir ranum merah muda alami, hidung bangir dan bentuk tubuh ideal. Sungguh impian para kaum hawa. ---//--- Namun semua itu tidaklah berarti, setelah ia mendapat memori dari si pemilik tubuh yang asli. "Isandra... sedih sekali hidupmu. Kematian mereka bukan salahmu, makhluk itu juga bukan keinginanmu" lirihnya. Namun sekian detik kemudian, matanya berkilat tajam, "aku harus merubah semuanya" ucapnya geram. ---//--- "hei, apa yang kau lihat?" tanya pemuda bersurai seputih awan dan mata sebiru langit. "Go-Gojo..." "hah? apa itu Gojo?" tanya pemuda itu penasaran saat Isandra menatapnya tanpa berkedip, seolah tengah melihat keajaiban. ---//--- "ya, Yang Mulia?" ucap Isandra. "... kapan kau akan memanggilku 'ayah'?" tanya Galen blak-blakan. "ya! Kenapa hanya Evan yang kau panggil kakak? aku juga kakakmu tau!" seru Percy. Isandra nampak kebingungan dan terkejut di saat yang bersamaan, 'kenapa jadi begini?!' batinnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines