Story cover for Mengejar Cinta Allah by iniJurro69_
Mengejar Cinta Allah
  • WpView
    Reads 556
  • WpVote
    Votes 149
  • WpPart
    Parts 22
  • WpView
    Reads 556
  • WpVote
    Votes 149
  • WpPart
    Parts 22
Ongoing, First published Mar 04, 2021
Sebuah ikatan cinta itu di bangun bukan di awali dengan ke maksiatan yang membuat mereka jatuh kepada kedzoliman.
_MCA_

***

Hisqa Araelia Rafanda, seorang gadis desa yang di besarkan bapaknya dalam kesederhanaan. Melewati perjalanan panjang yang penuh dengan lika-liku. Jatuh bangunnya kehidupan ia rasakan sendiri. Mulai dari kehilangan sosok bunda dan kehilangan cinta pertamanya.

Suatu hari dia rela kehilangan pasangannya demi Mengejar Cinta Allah.
Menurutnya, "Akan lebih baik  kehilangan suatu hal demi tuhan dari pada kehilangan tuhan demi mendapatkan suatu hal".

***

Jangan mengejar cinta manusia yang tidak menentu, tapi kejarlah cinta Allah yang  tidak pernah meninggalkanmu.
_MCA_
All Rights Reserved
Sign up to add Mengejar Cinta Allah to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Cinta Ikhlas cover
Apa Kabar, Luka? (TAMAT)  cover
IMAMKU GUS PONDOK cover
Kekasih Hati cover
Langit Untuk Laut cover
Dear Mawar Biru   cover
Jodoh Terbaik [TERBIT] cover
Tasawuf Cinta cover
The Girl Who Made Me Sujud cover
The Journey   cover

Cinta Ikhlas

43 parts Complete

Pertemuan pertama mereka terjadi secara tidak sengaja. Ade, seorang pemuda yang sederhana dan religius, menemukan sebuah buku yang tertinggal di sebuah taman. Beberapa hari kemudian, di tempat dan posisi yang sama, ia kembali menemukan sebuah tasbih, lalu di hari berikutnya sebuah gelang. Ketiganya ternyata milik perempuan yang sama-Desi, seorang mahasiswi cerdas dan santun. Saat Desi kembali ke taman untuk mengambil gelangnya, ia terkejut melihat buku miliknya sedang dibaca oleh Ade. Pertemuan singkat itu membuka percakapan pertama mereka. Meski terkesan dingin, Desi meninggalkan kesan mendalam bagi Ade. Takdir terus mempertemukan mereka, mulai dari pertemuan tak sengaja di lampu merah hingga obrolan ringan di taman masjid. Namun Desi menjaga jarak dan memberi syarat, jika Ade sungguh ingin mengenalnya, ia harus menemui ayahnya langsung. Bagi Desi, cinta bukan sekadar rasa, tapi tentang adab dan restu.