Lullabies

Lullabies

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 4, 2021
"Aku rindu mendengar kamu bersenandung hingga aku terlelap, Je." "Jangan terlalu berharap kita bisa seperti dulu, Za."
All Rights Reserved
#5
lullaby
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Two Sadistic Side (POST ULANG)
  • You Are My Medicine [END]
  • Menghitung Bintang (Completed/Lengkap)
  • Feeling That Guarantees Loyalty💞[Perasaan Yang Menjamin Kesetiaan]
  • MELEPASMU
  • Do You Miss Me?
  • Tuan R
  • Meimei Baik {SAD STORY}
  • ALEAGAS [END]
  • VINDEYLI

"Menolak, artinya menyakiti diri sendiri." Luna terpekik saat merasakan pinggangnya tercengkeram kuat, ia rasa Deva berniat meremukkan tulang pinggangnya. Deva menghela napas panjang. "Jangan sakiti diri sendiri sweety heart." Deva mengusap lembut pinggang bekas ulahnya tadi. *** Luna sungguh menyesal telah berjuang untuk bisa menjadi siswi di SMA Samudra. Sejak hari pertama ia menginjakkan kaki di sekolah itu, kesialan terus menerus hadir. Luna belum tahu jika Deva dan Deka lebih kejam dari berita yang tersebar. Setelah menjadikan Luna sebagai miliknya, kedua lelaki itu memaksa Luna untuk terjerat dalam jeruji tak kasat mata yang mereka buat. Di balik kekejaman Deka, lelaki itu menyimpan banyak kenangan pahit di hidupnya. Hanya sosok Luna yang mampu menenangkan dari bayang-bayang trauma itu. PLAGIAT MINGGIR! ❌WARNING❌ CERITA INI MENGANDUNG BANYAK KEKERASAN FISIK MAUPUN UCAPAN🔞

More details
WpActionLinkContent Guidelines