D I O D R A

D I O D R A

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 27, 2021
Aku benci dengan diriku sendiri. Sungguh aku ingin sekali menyerah. Tetapi semesta melarangku untuk menyerah dengan keadaanku. Aku muak dengan semua ini,aku lelah. Aku ingin bahagia Ya Allah seperti mereka. Aku hanya bisa menerima takdirku dan mengiklaskan orang yg aku sayang. Tapi boleh kah aku meminta untuk kirimkan seseorang yg bisa mengerti tentangku? Btw ada sedikit perbaikan dipart 1 dan 2 P L A G I A T M U N D U R J A U H J A U H! INI ASLI HASIL KARANG AKU SENDIRI!! Sebelum membaca follow dulu yu biar tau aku kapan update 😊
All Rights Reserved
#291
satya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Paradise
  • Memorable
  • UNREQUITED LOVE
  • Dandelion [Completed]
  • SAMUDRA ✓
  • Aseano Samudra [End]
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • My Angelman [END]
  • RAPUH!

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines