Al
  • WpView
    Reads 332
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 5, 2021
Entah aku harus mengucap beberapa syukur kepada Tuhan dan semesta. Aku hanya seorang gadis gendut, jelek, dan tiada saing dengan perempuan yang ada di sekelilingnya, dia yang membuatku berani membuka diriku pada dunia Al seorang yang tampan bak Dewa Yunani. Kepintaran dan ketampanan nya yang membuat diriku sangat amat minder jika berdekatan dengan nya, kalau di ibaratkan, aku pelayannya dan dia adalah pangerannya. Al seorang yang tak melihat bagaimana wujud dan bentuknya diriku, walaupun dia mendapat banyak perkataan yang tidak enak saat dirinya berdekatan dengan ku, dia tak peduli dengan hal itu. "Na, kamu cantik sebagaimana-nya dirimu, jangan pernah malu untuk menunjukan bahwa inilah dirimu, kamu gak bisa nutup mulut mereka dengan kedua tangan mu, tapi kamu bisa menggunakan 2 tangan mu, untuk menutup telingamu. Jangan pernah malu, karena saya bangga punya kamu"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asa Di Putih Biru (END)
  • TITANIA [ ON GOING ]
  • KEPERGIAN SENJA
  • Keano
  • Spasi. [TERBIT-OPEN PO✅]
  • MARS[hiatus]
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Insecure [REVISI]
  • DESNINE [END]
  • Knock The Door Before You Enter, Please?

"Dia seperti langit. Begitu indah tapi, terlalu tinggi hingga susah digapai. Ada tapinya lagi nih susah digapai bukan berarti gak bisa di gapai kan?" "Rayu sang pencipta, berbisik pada bumi di saat orang terlelap tidur maka harapanmu sampai ke langit." "Benar, Tuhan mengabulkan doa hambanya di waktu yang tepat." "Tuhan mengizinkanku merasakan indahnya cinta tapi aku sadar ini bukan waktunya." "Dia berhasil mengenalkan cinta padaku tapi ingkar tentang mengajarkan hal itu." "Kita hanya bisa berusaha menahan rasa yang ada, sisanya tinggal Tuhan yang mengatur." "Aku berhasil mendekatinya tapi susah untuk menggapainya. Jelas, sainganku adalah Tuhannya tentu kalah." ***** Tentang seorang gadis yang gencar mengejar lelaki seangkatannya itu dengan dalih kata suka dan kagum sekaligus menawarkan pertemanan. Mengejar, mendekati, caper itulah yang gadis itu lakukan agar lelaki yang dikaguminya mau menjadi temannya. Dilarang plagiat! Nyusun kata jadi kalimat itu susah loh

More details
WpActionLinkContent Guidelines