THE BAD BOY

THE BAD BOY

  • WpView
    Dibaca 2,017
  • WpVote
    Vote 763
  • WpPart
    Bab 27
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 31, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
[Follow sebelum baca] " Nah gitu dong , kan gue makin sayang . Kalo begini terus ! gue bakalan jadi youtuber se asia , sapa tau kan gue bisa collab bareng bang Ata !" lanjut Rasya yang masih sibuk dengan konten chanel nya. "Apa- apaan ini ! lo murid baru seenak jidat bapak moyang lo aja bikin konten pas anak lain pada absen." Di tengah asik - asik nya ia bikin konten chanel , tiba - tiba saja Dika dengan raugan bising nya datang merebut ponsel milik Rasya dan tentu saja konten nya di matikan oleh Dika. ⚠Plagiat di harapkan menjauh⚠ Beberapa part akan dilanjutkan di versi novel‼
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#433
comedi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DeaSea
  • Rasi Cinta Prisma 6 [Novelet]-END
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • ALEYA~~
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Pelangi Hariku (TAMAT)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Inside You
  • MOVE ON ✅
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan