Dipisah Impian.                                                      #Part 3

Dipisah Impian. #Part 3

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 5, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Kemanapun kaki melangkah, jarak berarah, dan bayangan berpisah, jangan pernah lupakan permata dalam kaca. Jika ilmu adalah landasan dan sebuah keharusan yang harus dituntut dan dikejar maka laksanakanlan dan pergilah. Mau tidak mau harus mau, ikhlas tidak ikhlas harus tetap merelakan dengan hati yang ikhlas. Jalani dan lakulan proses demi masa depan yang ceria dan gemilang. Akan ada titik dimana pertemuan kebahagiaan terwujud. Sehat lah terus, berbaiklah di kota orang. Dan pulanglah dengan segudang impian yang terwujud. See you, Malaikat perindu. Please baca sampai habis dan support karya ku dengan memberi bintang, dan beri komen jika ada kesalahan. Follow wattpad-ku dan pantengi terus yah😊
All Rights Reserved
#108
cerpenremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE in SILENCE
  • Random Story
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Our Journey To Love
  • Ananta Bandhana
  • LOVE IS NOT A CHOICE
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • CELOTEH Dalam Diam Ku Menyapa
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • CERPEN

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines