My Boy Friend

My Boy Friend

  • WpView
    Reads 6,484
  • WpVote
    Votes 673
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 7, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
|Squel Kelas Sebelah.| Andra menyukai gadis itu tadinya hanya sebatas teman, namun lama-kelamaan hadir perasaan lain dalam hatinya. Lira itu memang yang kelihatannya paling benci dengannya di kelas mereka, namun siapa sangka keduanya sama-sama menyimpan rasa yang sama? Saat perasaan keduanya sudah terungkap, hubungan tanpa status menjadi pilihan mereka, apakah akan bisa bertahan lama? Dan apakah Andra akan selamanya menjadi Real Boy Friend nya?? Note: Cerita ini kelanjutan dari cerita 'Kelas Sebelah'...kalo mau tau lebih detailnya bisa baca 'Kelas Sebelah' dulu. Kalo gak juga gak masalah...ceritanya tetap nyambung kok, jadi terserah kalian:) penasaran? langsung baca yuk! #march~2021
All Rights Reserved
#22
lira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pal In Love
  • ANARAN
  • My Lecturer My Future
  • DOSENKU MANTANKU [SUDAH TERBIT]
  • [ END ] I Love (Hate) You, Pak Dosen!
  • CIANDRA [✔️]
  • Mantanku Dosenku - END
  • Cold Boyfriend [Ending]
  • [TFS;1] Clarissa (end)
  • True Feelings

[TELAH TERBIT] "Selalu ada luka, diantara persahabatan dan cinta." ÷×+-=Pal in Love=-+×÷ Masuk kelas unggulan di sekolah barunya jelas bukanlah hal yang diharapkan oleh seorang Kia-siswi dari kelas reguler sebelumnya. Kia sendiri malah lebih suka menyebut keputusan kepala sekolah yang notabene sahabat papanya itu sebagai musibah. Tentu saja Kia cukup sadar kalau dirinya hanyalah tipe murid kurang rajin belajar dan masih suka menghabiskan waktu untuk main piano tales di ponsel. Lalu, harus punya teman sekelas bermuka tembok dan bermulut menyebalkan seperti Andra adalah musibah tambahannya. Kesan pertama yang buruk di awal membuat Kia dan Andra selalu saja tidak bisa akur satu sama lain. Adu mulut dan saling lempar pelototan adalah cara yang mereka pilih untuk berkomunikasi. Di setiap kali pertemuan, pasti ada pertengkaran. Tapi hari-hari terus berlanjut. Berbagai cerita datang satu per satu diantara Kia dan Andra. Dan semua itu mulai menjebak mereka dalam alur dengan cinta dan persahabatan sebagai konfliknya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines