SECTION

SECTION

  • WpView
    Reads 2,098
  • WpVote
    Votes 639
  • WpPart
    Parts 81
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 16, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
ARE YOU READY FOR THIS SECTION? Narendra mengangguk lagi. Ia kemudian melangkah pergi meninggalkan tempat itu dengan keadaan batin dan mental yang sedang lemah. Narendra menyusuri jalanan dengan langkah lunglai. Tatapannya kabur tak bisa memastikan objek apa saja yang berada di hadapannya. Suara mesin mobil yang sedang berlalu lalang semakin membesar tatkala Narendra terhenti pada satu titik. Narendra memijat kecil keningnya. Malam ini; Narendra benar-benar merasakan pusing yang luar biasa dahsyatnya. Pejalan kaki yang kebetulan juga sedang berlalu lalang hanya menatap Narendra dengan tatapan kosong. Remaja itu memandangi sekeliling. Semuanya tampak kabur. Langkahnya terhenti ketika denyut di kepalanya semakin menjadi-jadi. "Sial!" gumamnya dalam hati. Ia langsung duduk di atas dudukan yang merupakan bekas pagar yang hampir roboh. Denyut di kepalanya semakin menjadi-jadi. Ia hampir tak bisa menguasai tubuhnya sendiri. *** "Skizofrenia? Lelucon macam apa itu, Kawan?" "Suatu keadaan jiwa seseorang yang terkadang sulit membedakan khayalan dan kenyataan." "Lantas kau anggap aku apa?" "Seharusnya aku yang tanya itu kepadamu." "Persetan dengan skizofr..." Laki-laki berseragam SMA tak peduli dengan celotehan lawan bicaranya. -Sebuah novel karya Prayoga R- Follow Instagram ; @prayoga_rmd #1 Skizofrenia 23 September 2021
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Meneroka Jiwa
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • ᴹᴱᴺᴱᴹᴮᵁˢ ᴮᴬᵀᴬˢ ᴵᴸᵁˢᴵ || # ³ ᵗʳⁱˡᵒᵍʸ
  • Mind Seth [END]
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  •   ᴾᴱᴺʸᴬʸᴬᵀ ᴵᴸᵁˢᴵ ˢᴱᴹᵁ
  • Antara Cinta dan Lara
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • MONTEROS: CITY OF SILENCE [√]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines