Eat Me, Sir!

Eat Me, Sir!

  • WpView
    Reads 1,114
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 14, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Seorang pria berusia lima puluhan berteriak di atas paru-parunya. "Keracunan!" ... "Hei, kau sudah dengar itu? Asisten perasa makanan Pak Yogaswara keracunan lagi," bisik seorang pria muda. "Maksudmu asisten perasa Tuan Yogaswara keracunan? Asisten yang baru satu bulan direkrut ini?" seorang wanita ikut bergabung. "Ya, benar." Pria itu mengangguk. "Aah, ya Ampun, sudah aku duga, bekerja dengan beliau tidak akan hidup lama, ck ck ck." Seorang pria berusia akhir empat puluhan menggelengkan kepalanya. "Oy! berita baru! ada rekrutmen untuk jadi asisten makan Tuan Yogaswara!" seorang pria berteriak histeris. "Makan korban! pekerjaan ini benar-benar makan korban." .... "Sudah ada yang mendaftar?" tanya Arsalam. "Pak, Arsal, sepertinya ada desas-desus yang membuat orang-orang tidak mau mendaftar pekerjaan ini," jawab sekretaris Arsalam. "Baru satu hari, naikkan harga gaji yang ditawarkan," kata Arsalam. .... "Eh Lur, ada lowongan pekerjaan. Ini bakal menerima semua kalangan manapun, tapi hanya satu orang saja." "Lowongan kerja apaan? Anak gadisku belum kerja, umurnya sudah dua puluh lima tahun tapi susah banget cari kerjaan," balas Ibu Lur. "Nah, ini pekerjaan bagus untuk anakmu, dia kan kurus kerempeng busung lapar, cocok dapat pekerjaan ini," balas Ibu itu. ... " ... tanggal pendaftaran tidak terbatas sampai ada kandidat yang dipilih, peluang Anda sangat besar dalam pekerjaan ini, ayo! kapan lagi bisa menjadi asisten makanan terhormat untuk Tuan Yogaswara, semua kebutuhan terjamin, pangan, sandang, papanpun terjamin, kami tunggu kehadiran CV Anda secepatnya, terima kasih." "Daftar! Aku daftar sekarang!" ....
All Rights Reserved
#41
nina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Run to Love || HEEHOON
  • 30 Hari  (heesun)
  • [END] Setelah berpakaian menjadi pertandingan wanita, aku berlari dengan bola
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • ✓ ESEDENSIES
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Kos | ENHYPEN ✓
  • Hypen's Diner [delete soon]
  • HINAPIA CHATROOM🌺

Suatu hari di sebuah kos, di jakarta selatan.. ❝ DEK, DAPUR KEBAKARAN! ❞ Suara jantan seorang laki - laki bernama Heeseung itu hampir menggema ke sekitar kos. Sunghoon menghampiri dapur dan segera mematikan api yang menyala diatas wajan & sekitar kompor. ❝ Astaga mas, gue kaget tau!! ❞ "Emangnya mas, masak apa sih!?" Heeseung tersenyum getir, "Mas cuma mau goreng telor, eh wajannya ikut ke goreng" ujarnya sambil bercanda. Sunghoon hanya memutar matanya, "Mas kayak nggak pernah megang kompor aja. Bikin malu tau. kalo penghuni kos risih gara - gara teriakan mas gimana!?" "Ini kan dapur untuk bersama, kalo kenapa - kenapa gimana." - Sunghoon. "Hehe, maafin mas. Abisnya mas laper" - Heeseung. "Yaudah, biar gue aja yang masakin. Nanti kalo mas yang masak, bisa - bisa satu dapur ikut gosong, Mas juga bisa ikut gosong" "Jahat kamu dek" - Heeseung. "Terserah." - Sunghoon. Itu tadi adalah kejadian yang pernah terjadi di kos Floria Senja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines