KENZI (END)

KENZI (END)

  • WpView
    LECTURAS 19,065
  • WpVote
    Votos 1,158
  • WpPart
    Partes 52
WpMetadataReadConcluida mié, ago 9, 2023
Cover by: grapicvii "Tapi gue sukanya sama Melati, bukan sama lo, Mawar." -- Kisah cinta remaja itu rumit, tidak tertebak, namun begitu indah. Saking indahnya, perjalanan dari kisah cinta itu tidak segan-segan mengukir luka pada hati kita. Terkadang ia juga membuat kita bimbang, karena perasaan kita sebagai remaja yang masih labil. Mungkin hari ini kita mencintai dia, namun esok atau nanti kita tidak tahu. Bisa jadi kita mencintai orang yang pernah kita usir dari dikehidupan kita. Dan begitulah kisah cinta seorang remaja yang bernama Kenzi Aditya Putra.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Alena (END)
  •  Lost in Your Eyes
  • Teruntuk Pesawat Kertasku [✓]
  • ESCOGER : Memilih [COMPLETED]✔️
  • AIDIT
  • Loventure [TELAH TERBIT]
  • NAYVAN [END]
  • Love In FriendZone [TAMAT]
  • ADEUS

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido