ATLANTA

ATLANTA

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 14, 2022
"Atlan itu idiot!" "Atlan begok banget si. Masa kaya gitu aja gak tahu, begok!" "Saya benci kamu autis!" Sesak itulah yang Atlanta rasakan. Terkunci didunianya, tanpa tahu arti kata-kata yang menyakitkan... Rasanya Atlan ingin menghilang meninggalkan semua sesak yang tak pernah ia tahu sebab-nya. Iya. Atlan harus ikut Bunda, tapi Atlan gak mau ninggalin Ayah dan Atha. Atlan sayang Ayah dan Atha, walau mereka gak suka Atlan. _____________________ "Kamu adalah Atlanta pria nyata dan fana secara bersamaan. Kamu terlihat sempurna dengan hati dan wajah yang tampan, tanpa mereka kamu istimewa bagi mereka yang tepat." (Harap follow akun ini) Note: Jangan mengcopy apa pun didalam cerita ini.
All Rights Reserved
#76
atlanta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Samudra Untuk Bentala [END]
  • My love story
  • WUNDE ( Selesai )
  • (1) Sel On The Love [Completed]
  • COMPLICATED
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Memories Of Love  (SELESAI)
  • MARSELANA
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Garis yang Memisah

❗️SQUEL DARI AMERTA❗️ Bentala Amerta Adiwarna-atau yang lebih akrab disapa Mas Atala-adalah seorang pria berusia 27 tahun, pemilik sekaligus penerus dari sebuah perusahaan besar yang telah dibangun keluarganya sejak lama. Dari luar, ia tampak sempurna: berwibawa, tenang, dan cerdas dalam mengambil keputusan. Sikapnya selalu tertata, suaranya lembut namun tegas, dan sorot matanya kerap memberi kesan bahwa ia melihat lebih dalam daripada yang terlihat. Namun di balik citra pebisnis muda yang sukses, Atala menyimpan sisi lain yang tak banyak diketahui orang. Ia dikenal sebagai pribadi yang tertutup, lebih senang memendam perasaan daripada membagikannya secara terbuka. Ia tidak banyak bicara jika tidak perlu, dan jarang sekali menunjukkan emosi secara langsung. Ada keteduhan yang menetap dalam caranya berjalan, berbicara, bahkan menatap. Seolah hidup mengajarkannya untuk selalu memilih diam sebelum bereaksi, dan berpikir sebelum berkata. Atala mencintai hal-hal yang sederhana-buku, kopi hitam, dan senja yang tenang. Ia tidak terlalu menyukai keramaian, namun memiliki perhatian yang dalam terhadap orang-orang yang dekat dengannya. Meski ia terlihat tegar, sesungguhnya ia menyimpan kerinduan yang tak pernah ia ucapkan. Dan meskipun banyak orang mengaguminya, Atala selalu merasa bahwa ada bagian dari dirinya yang tak pernah benar-benar selesai. Ia hidup dengan disiplin dan tanggung jawab, namun sesekali, ketika ia mengira tak ada yang melihat, tatapannya terlihat kosong... seakan-akan ia sedang mencari sesuatu-atau seseorang-yang tidak ia temukan dalam semua pencapaian yang ia miliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines