Story cover for MY TIME  by bonekaimuut
MY TIME
  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
Complete, First published Mar 06, 2021
Dewi sangat kesal dan menyesal. Dia sangat kecewa terhadap dirinya dan bunda. Dia ingin berakhir dengan kesia-siaan namun Tuhan berkata lain. Tuhan mengajarinya bagaimana menghargai hidup. Dia akan banyak belajar hidup di era dimana hidup adalah kesempatan yang harus disyukuri. 
Lalu bagaimana kisahnya di jaman Majapahit? Apakah dia akan mempelajari hal banyak?
All Rights Reserved
Sign up to add MY TIME to your library and receive updates
or
#64jawatimur
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
[✔]RANJAU cover
Dimensi Lain cover
Rana: Dari Balik Dinding Istana cover
KARMA PHALA (TAMAT) cover
[Majapahit] Forgive Me For Leaving You cover
Vilvatikta cover
Time Travel : Majapahit Empire [TERBIT] cover
Jejak Waktu  cover
Asmaraloka Jawadwipa cover
RAJASANAGARA [ REVISI ] cover

[✔]RANJAU

43 parts Complete

WARNING!!! 18+ Rakilla Huan Mei, seorang mahasiswi tingkat akhir Fakultas Hukum terpaksa harus bentrok dengan kekasihnya sendiri yang seorang anggota brimob saat terlibat unjuk rasa besar-besaran di depan gedung DPR. Keadaan yang semula berlangsung normal mendadak kacau dan tidak terkendali, para penyusup dengan kejam menembaki para mahasiswa dengan brutal. Nyawa-nyawa melayang dengan tragis! Dan Rakilla adalah salah satunya! Namun siapa sangka, di ujung hidupnya Tuhan justru mengirimkan nyawa gadis itu ke dimensi dan waktu yang berbeda, 650 tahun ke masa lalu. Bagaimana kisah Rakilla selanjutnya? Bisakah diakembali ke masa depan? NB : Cerita ini murni hasil imajinasi dari author pribadi, jika ada kesamaan nama latar serta alur itu semata hanya kebetulan, tidak ada unsur kesengajaan. Latar kerajaan Majapahit dan beberapa penggalan sejarah hanya sebatas rujukan saja supaya cerita ini lebih singkron dan berkesinambungan saja. Tidak ada maksud untuk pembiasan sejarah dan sebagainya. Dengan demikian, Author harap para pembaca bisa bijak dalam menyikapinya. Cukup nikmati ini sebagai karya-pop biasa. Salam sayang, -EM G-