KEBELET KAWIN

KEBELET KAWIN

  • WpView
    Membaca 2,945
  • WpVote
    Vote 550
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 1, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Hidup Naya jungkir balik ketika semua sepupunya menikah dan mamanya menuntut meminta menantu hingga membuat wanita itu iseng mengajak Narendra -seorang Jaksa berwajah dingin yang hanya ia stalking melalui sosial media- untuk menikah dengannya. 'Pak, nikah yuk!' ajak Naya tanpa pikir panjang. Tak lama kemudian Narendra membalas pesan singkat dan gila dari Naya itu. 'Ayo.' Satu kata yang tidak hanya menjungkir balikan dunia Naya namun juga menjungkir balikan hatinya. Cerita ini fiksi dan tidak untuk ditiru. Salam hangat, ATRESSIA.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#203
kawin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Hasrat Sang Pecinta
  • The Second Life [ END]
  • Don't call it love!
  • Crazy Marriage
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • SEN KANAN BELOK KE HATIMU (END)
  • Weird Wedding ✓
  • Love hidden(END)
  • Silent, Please! (Re-up)

Naya tersentak, punggungnya membentur pintu sebelum mencerna apa yang terjadi. Tubuh Isaac tiba-tiba sudah menghimpitnya dan bibir pria itu menangkap bibirnya. Membawanya dalam ciuman yang dalam. Di tengah ketidak siapannya. "I-Isaac ...." Naya akhirnya mendapatkan kesempatan memanggil nama pria itu di tengah ciuman dengan memiringkan wajah. Melepaskan ciuman pria itu bersama suara tangis bayi yang terdengar dari monitor bayi. "T-tunggu se ..." "Aku tak ingin keberadaannya mengganggu hubungan kita, Naya. Apa aku sudah mengatakannya padamu? Aku mempekerjakan mereka untuk mengurusnya." Raut wajah Naya membeku dengan suara Isaac yang sedingin tatapannya. Kepalanya menggeleng pelan, bersama tangisan Aaron yang mulai berhenti. "Kupikir tiga bulan waktu yang cukup bagimu untuk terbiasa dengan kehidupan pernikahan kita, kan?" Naya menelan ludahnya yang pekat, ia butuh waktu untuk mempersiapkan hal ini dan di saat yang bersamaan tahu kalau Isaac tak butuh mengulur waktu. Napas panas pria itu berhasil membuat kedua kakinya gemetar. Pria itu benar, seharusnya tiga bulan waktu yang cukup baginya untuk mempersiapkan diri. Kepalanya mengangguk pelan, yang langsung disambut ciuman oleh Isaac. Ciuman yang lebih dalam dan lebih panas.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan