Leona Sweet Secretary

Leona Sweet Secretary

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 29, 2021
INDONESIA Leona Sweet Secretary (Leona sekretaris manis) "KAU HANYALAH WANITA PERUSAK, PELAKOR YANG TERLATIH, KAU HANYA PEMUAS DIATAS RANJANG BAGI SUAMIKU" bentak suara itu, terdengar lirih di daun telinga wanita yang kini terduduk diam dalam keadaan basah terguyur, kemeja putihnya ternoda oleh warna ungu wine anggur. Mungkin tidak akan hilang hanya dengan sekali cuci Air mata tertahankan, diikuti rasa malu karena sekarang ia menjadi pusat tontonan, Bisik-bisikan pengunjung kantin di kantor menerobos paksa gendang telinganya, tidak peduli seberapa pahit kenyatannya yang ia alami, Kepalanya menggeleng keras, berteriak dalam hati " AKU BUKAN PELAKOR."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dekap Dendam, Rengkuh Lara
  • NATASYA {#2. KENDRICK SERIES}
  • Love You Still
  • Diary Bertali Luka
  • Unperfect Love (COMPLETE)  ✔✔ Sudah Terbit Ebook Di Playstore
  • My teaser Devil Prince✅ [MOVE TO MANGATOON]
  • B2C: Benar-benar Cinta
  • Malope
  • at: 12am
  • The Bloodcurdling Sword (COMPLETE) √

Reyna Ardyn Elvaretta-gadis yang tumbuh dalam senyap, memeluk sepi sejak usia belia. Dunia tak memberinya pilihan selain menjadi kuat. Di balik sorot matanya yang tenang, tersimpan ribuan luka yang belum sembuh, dan ribuan kenangan yang tak ingin dikenang. Lalu datang Elgi Daevandro Pradika-pemilik jiwa yang kacau, pemegang dunia gelap yang berdarah. Dikenal kejam, ditakuti banyak orang, tapi justru luluh pada satu nama yang berhasil menyentuh bagian hatinya yang paling sunyi: Reyna. Ini bukan kisah tentang cinta yang lembut. Ini kisah tentang dendam yang dipeluk, luka yang direngkuh, dan dua jiwa yang terbiasa sendiri... mencoba saling bertahan dalam kehancuran. Ketika dunia tak lagi berpihak, mereka tak berjanji akan saling menyembuhkan... tapi berjanji untuk tidak saling meninggalkan. Karena terkadang, orang yang paling ingin kita lindungi... adalah orang yang diam-diam sedang menghancurkan kita, dan cinta... bukan lagi tentang bahagia, tapi tentang siapa yang masih bertahan di tengah luka yang tak terlihat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines