We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kenapa Ghosting?

Kenapa Ghosting?

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Awalnya emang sakit sih. Terlebih lagi saat tahu kenyataan bahwa dia enggak bener-bener tulus sama kamu. Karena kalau emang dia tulus, ga mungkin banget kan menghilang tanpa kabar? Mending kalo kitanya belum cinta, kalau udah cinta gimana? Fenomena menghilang tanpa kabar dalam sebuah hubungan ini namanya Ghosting. Banyak faktor kenapa seseorang bisa melakukan ghosting, yang jelas ga ada ghosting yang enak. Semuanya menyisakan rasa sakit. Nina pun merasakan itu. Korban ghosting yang masih belum tahu apa penyebab dirinya di ghosting sampai sekarang. Hingga suatu saat, Nina bertemu kembali dengan sesosok pria yang pernah memberinya waktu-waktu terbahagia dalam hidup, namun juga kesedihan tak terbatas. Kalau mengutip dari lagu Tulus - Bumerang, ini kalimat yang paling cocok buat keadaan Nina saat ini "Dia biarkanku jatuh cinta, lalu dia pergi seenaknya"
All Rights Reserved
#184
labil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Cegil Komplek [00L]
  • Sure I Love You
  • Nikah Atau Potong Gaji ?! : Re-Life
  • PLUTO
  • Cinta yang Dirindukan
  • PENGECUT EGOIS -gxg-

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines