Labirin Intuisi

Labirin Intuisi

  • WpView
    Reads 1,005
  • WpVote
    Votes 279
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 11, 2021
Welcome!! Pecinta puisi mari merapat. Gumpalan lara yang terpecah lewat kata. Harap yang tertuang dalam aksara. Serta cinta yang memainkan rasa. Semua bersatu dalam sebuah labirin intuisi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diam
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Menanti dalam istiqomah
  • Air Mata Cinta
  • Aksara Tak Bertuan
  • Sajak Sang Pemimpi
  • Lembut Seperti Doa
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Asmaraloka yang Bertahta
Diam

Diam bukan berarti bungkam Karena diamku berontak Karena diamku menolak Karena diamku menanti Karena dengan diam, aku meminta izin pergi **** Tak memaksa membaca, sebab bacaan perihal rasa Bila sudah nyaman Tetap posisikan pada zona aman Jika mendapat makna yang membekas, tak perlu menyelesaikan lekas-lekas Bila kopimu dingin menunggu, sungguh aku tak bermaksud begitu Baiklah, ucap pamitku agar tak pekat bosanmu --SajakDN

More details
WpActionLinkContent Guidelines