Never Be The Same Anymore [PINDAH KE DREAME]

Never Be The Same Anymore [PINDAH KE DREAME]

  • WpView
    Reads 1,594,785
  • WpVote
    Votes 34,541
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 1, 2022
Satu kata untuk Queensha 'nyaris sempurna'. Ya, kalo saja dia tidak bodoh dengan mengejar ngejar seorang Galeon. Queensha terlalu bodoh untuk permasalahan cinta. Terbiasa tidak di limpahi cinta Queensha tidak tau cara mencintai dengan benar. Akan tetapi, setelah satu malam yang membuatnya meregang nyawa dia kembali lagi mengulang waktu yang telah ia lewati. Mengubah pribadi nya menjadi tidak peduli akan semua orang yang dulu selalu mengabaikan dirinya. "Jangan pernah berubah peduli, karna gue nggak akan pernah sama lagi."-Queensha Ellerie D.
All Rights Reserved
#625
villain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • EPIPHANY
  • Look At Here (Slow Update)
  • Ex or New? [REVISI]
  • METAMORFOSA (Completed)
  • VIOLETTA (Triangle Love)
  • Verronica (COMPLETED)
  • The Childish Girl
  • I am stuck √
  •  ANATHA

Algesa liar, berantakan, dan terlalu akrab dengan kehancuran. Zea cantik, tapi matanya menyimpan luka yang tak bisa dijelaskan. Orang-orang berkata hidup adalah soal pilihan. Tapi bagi Algesa Axeliano Ravanaugh, hidup hanyalah sisa napas dari keputusan orang lain. Ia tidak pernah meminta untuk dilahirkan, apalagi tumbuh besar di rumah yang dipenuhi darah, teriakan, dan kebohongan. Setiap langkah yang ia ambil adalah pelanggaran. Bocah pemberontak yang menantang dunia karena dunia lebih dulu menghancurkannya. Ia melawan. Melawan dunia yang telah merenggut Bundanya. Melawan ayah yang seharusnya sudah terkubur sejak lama. Malam itu, di jembatan tua yang dingin menusuk tulang, Algesa tidak mencari apa pun. Ia hanya ingin diam. Tapi justru di sana, dalam gelap yang lengang, ia menemukan sesuatu yang tak terduga, sepasang mata yang tak asing. Bukan karena ia mengenalnya. Tapi karena luka yang tersembunyi di balik sorotnya terasa terlalu akrab. Zea. Ia bukan gadis baru. Bukan pula gadis baik-baik. Tapi ada sesuatu dalam caranya berdiri, dalam diamnya yang membatu, yang membuat Algesa terus melangkah. Bukan karena ia cantik. Tapi karena ia rusak. Sama seperti dirinya. "Kenapa... lo nolongin gue?" tanyanya lirih, tubuhnya gemetar tak hanya karena dingin, tapi juga karena luka yang terlalu lama disimpan. Algesa menatapnya lama, diam tanpa ekspresi. Petir menyambar di kejauhan, memperjelas gurat tajam di wajahnya yang basah. Tapi kemudian sudut bibirnya terangkat, membentuk seringai kecil, dingin, ambigu, tapi entah mengapa terasa jujur. "Mungkin karena gue suka ngerusak hal-hal yang hampir rusak." ALZEA : 05. April. 2025 By : Rossa Ig : @rossaroxie @_chaterinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines