MEMORIES

MEMORIES

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 20, 2026
Namaku Bloem Arabella, tapi Surabaya lebih mengenalku sebagai 'Noni Gelandangan'. Aku selamat dari api yang melahap rumah dan nyawa Mamaku, namun aku tak pernah benar-benar selamat dari rasa bersalah yang terus mengejar. Hanya dengan sebuah buku harian lusuh peninggalan Mama yang tak mampu kubaca, aku melangkah pergi. Meninggalkan Darman, satu-satunya pelindung yang tak lagi berhak kumiliki, demi mencari sosok Ayah yang tak pernah kukenal di Bandung. Namun di rumah mewah Van Dedrick, aku justru bertemu Dimas. Pria blasteran yang kaku, dingin, dan membenci darahnya sendiri. Di antara tembok megah yang terasa seperti penjara, kami adalah dua jiwa yang sama-sama terluka. Aku harus memilih: menggali rahasia kelam di balik nama besarku, atau jatuh ke pelukan pria yang paling membenciku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • A dan Z
  • NANGGALA
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • I'm the male lead's wife?
  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad
  • Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines