Asa | Seventeen

Asa | Seventeen

  • WpView
    Reads 1,459
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 10, 2021
"PAKSA HATI LO BUAT NGGAK JATUH CINTA SAMA GUE!" Rasa sesak menjalar, tapi dengan semampuku tahan. Ingin rasanya balik berteriak. 'Aku juga kalo bisa milih nggak bakalan mau jatuh cinta sama si manufaktur patah hati.' Tapi sayang, kata itu cuma menggantung di kepala. Ku kuatkan pijakan, ku rapalkan doa, berharap keajaiban datang untuk memudarkan setiap pekat. Apa salahnya jatuh cinta? Kulihat lagi wajahmu yang mulai sayu. "Baiklah." Matamu berkaca. Tapi sebaliknya, mulutmu melengkung pahit keatas. Puaskah? Hidupmu berkeliling benteng, hatimu penuh jeruji, bahkan pikiranmu saja bak labirin tanpa pintu keluar. Terlalu abu-abu untuk ku selami. "Selamat tinggal." Padamu netra teduh ku jatuh cinta Denganmu manusia luar biasa, Hatiku tertata Aku Asa, Wanita gila yang kini hampir-ralat sudah putus asa. ___ Cover from Pinterest Seventeen OT13 Masih on going ya.. Update diusahakan rutin kok♡♡ Semoga kalian suka:) ٩ʕ◕౪◕ʔو
All Rights Reserved
#158
seokmin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Seventeen Gs    [ Blood Crystal ]
  • FOR YOU (JOHNJAE) (HIATUS)
  • Neighbors [Seventeen] X You - Slow Update
  • Welcome my love! (Wonwoo Imagine)
  • When We Meet Again
  • We Found Another Love [Completed]
  • N O T I C E M E [ END ]
  • Rex Vester 0.2 | Joshua Hong ✔
  • The Rain [SoonHoon]

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines