Kalam Cinta Hazimah

Kalam Cinta Hazimah

  • WpView
    Reads 122
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 26, 2024
Dunia ini adalah tempat untuk kita beramal dan bekerja keras, rasa capek dan lelah itu wajar, tetapi rasa capek itu hanya sementara. Setelah pulang, semua akan hilang, dan Allah menjanjikan hal yang lebih indah di akhirat. -Ustadz Adi Hidayat Sheza Hazimah tidak pernah punya waktu untuk memikirkan cinta dihidupnya. Baginya hidup hanya tentang: Membahagiakan orang tua dan keluarga, menjaga hafalan qur'anya, menjalankan amanah yang diberikan, mewujudkan impiannya, bermanfaat bagi yang lain dan kembali dalam keadaan mulia husnul khatimah. Namun ternyata menghafal Al-Qur'an tidak seromantis seperti yang orang bayangkan-lupa ayat, menangis sendirian, murojaah tanpa henti, setoran yang dipulangkan. Belum lagi tanggung jawab amanah pondok yang juga besar dan status mahasiswi aktif dan berprestasi yang ia jalani. Sungguh itu melelahkan nya, lelah yang ia tanggung sendiri, belum lagi sang ibu yang selalu bertanya kapan ia akan pulang dari tanah rantau yang ia tempati. Tidak ada ruang untuk cinta. Sampai ia sadar bahwa ada seseorang yang justru menjaganya dari jauh, tidak pernah memaksa, tidak pernah meminta, ia hanya ada dan diam-diam memastikan gadis itu tidak jatuh sendirian. Tetapi disaat yang bersamaan, teman masa lalunya hadir dengan semua impian yang pernah gadis itu cita-citakan, tidak mau munafik justru gadis itu berharap, ia yang ada di masa lalu akan menjadi masa depannya. Hazimah tidak pernah ingin bermain dengan perasaan. Tapi ternyata hati tidak selalu mengikuti logika. Dan suatu hari ia harus memilih, dan yang paling sulit dijaga ternyata bukan hafalan, tapi hati yang mulai condong tanpa ia rencanakan. Membiarkan hafalan berantakan sebab kemaksiatan, atau membuatnya menjadi keberkahan yang membahagiakan, sebab hati yang di labuhkan bisa saling menguatkan, dan semua impian itu terwujudkan. Inilah kisah seorang penghafal Quran Penasaran lanjutannya? Yukk, gass langsung baca >•< Happy reading sahabat quran:) Copy right 2026 Hak cipta dilindungi ALLAH SWT
All Rights Reserved
#26
mesir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Telah Terbit] Cinta Al-Fatihah "Allah Maha Mendengar Maha Mengetahui"
  • Kuterima Khitbahmu
  • Dhazella, My Soul's Healer
  • Ali & Fatimah
  • Cinta Dalam Rohis
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • [SHRS1] HALWA | V2 | SELESAI✓
  • Ya ALLAH Aku Jatuh Cinta

Telah terbit | "Cinta Al-Fatihah" adalah judul hasil revisi yang sebelumnya "Senyuman Istiqomah" | Semua Part sedang dalam proses revisi dan hanya tersedia dalam bentuk cetak. Terima kasih. ~~~~ ... Tetapi boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." [QS. Al-Baqarah: Ayat 216] ⚫🍃⚫ Assalamu'alaikum Akifa. Ku harap kamu tidak khawatir dengan adanya surat dari ku ini. InsyaAllah, aku bukan orang yang ingin mengganggumu. Aku hanya ingin mencoba menyapamu. Sungguh aku hanyalah orang yang mengagumi diam-diam. Aku mungkin terlalu berlebihan, tetapi aku harap engkaulah takdir yang dipilihkan Allah untukku. Allah memberi rasa ini padaku, pasti beralasan. Engkau tak perlu khawatir, karena aku pun hanya ingin mencintai karena Allah. Jangan hiraukan rasaku ini. Aku pun akan mengikhlaskan rindu ini. Fokuslah pada studimu dulu. Jangan terlalu dipikirkan tentang aku, karena Allah tidak akan suka jika kamu terus memikirkan sosok misterius sepertiku. Mungkin sekarang Engkau tak mengenalku, tapi suatu saat, Allah lah yang akan mengenalkanku padamu. Allah akan mempertemukan kita pada waktu terbaik. Aku akan selalu memperbaiki diri, kelak aku akan pantas dihadapan Allah juga dihadapanmu. Aku harap kau pun begitu terus memperbaiki diri, iman dan akhlak. Sampai saat itu tiba, aku akan muncul dihadapanmu. InsyaAllah sebagai calon imammu. InsyaAllah. Biarlah jarak ini. Karena aku ingin kita sama-sama mencari. Mencari dalam Do'a. Semoga Do'a menjadi pendekat jarak kita. Terima kasih atas waktumu berkenan membaca suratku ini. Semoga kita bisa sama-sama Istiqomah. Wassalamu'alaikum. ⚫🍃⚫ DILARANG MEMPLAGIAT DALAM BENTUK APA PUN. copyright © 2018 by Avissa Purnama Yanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines