ENSLAVED

ENSLAVED

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 4, 2026
Serena dikenal sebagai Shadow Slayer-algojo organisasi yang membunuh dalam bayangan. Dingin, kejam, akurat, dan mematikan. Satu misi di wilayah terpencil menjatuhkannya ke dalam jeruji, rantai, dan permainan kuasa seorang pria berbahaya. Kebebasan ditawarkan, tapi dengan harga yang tak murah, to enslaved. Serena berpura-pura tunduk. Karena senjata hanya menunggu waktu untuk kembali diarahkan. Dan ketika ia beraksi lagi, targetnya bukan sekadar nyawa, melainkan neraka itu sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inked Fate A De Genovese Legacy
  • Psycho: The Eve
  • Take That Baby
  • THE DOLL
  • He's ... Crazy
  • OBSESSION GAMES
  • Captive of the Deep
  • Bound By His Will
  • The Quiet Possession

⚠️🔞WARNING 21+ 🔞⚠️ Grecia Cavendish selalu percaya bahwa ia adalah penguasa atas setiap takdir yang ia tulis di atas kertas. Namun, ia tidak pernah menyangka bahwa ayahnya sendiri akan menjadi penulis dari tragedi hidupnya-menukarkan kebebasan Grecia demi ambisi bisnis yang haus kuasa. Dalam sebuah transaksi di balik pintu tertutup, Grecia resmi dijual kepada Arthur De Genovese, sang pangeran kegelapan yang mewarisi takhta penuh darah. Pernikahan mereka adalah sebuah simfoni kemunafikan. Grecia adalah "wajah bersih" yang dibutuhkan Arthur untuk menyamarkan kerajaan ilegalnya, sementara Arthur adalah dinding uang yang menopang kebangkrutan keluarga Cavendish. Mereka terikat dalam sumpah dingin: Satu atap, dua dunia, dan larangan mutlak untuk saling menyentuh jiwa. Namun, maut mulai mengintai ketika jemari Grecia melangkah terlalu jauh. Tanpa sadar, naskah novel terbarunya merekam jejak dosa keluarga De Genovese yang seharusnya terkubur selamanya. Kata-kata yang ia susun menjadi belati yang mengincar lehernya sendiri. Kini, sang penulis tidak lagi sekadar merangkai cerita; ia terjebak di dalamnya. Di antara dinginnya ranjang yang tak pernah hangat dan desing peluru yang memburu rahasianya, Grecia menyadari satu hal: di rumah ini, pengkhianatan adalah bahasa ibu, dan cinta adalah kesalahan yang paling mematikan. Saat musuh mulai mengepung dari balik bayang-bayang, hanya ada satu pertanyaan yang tersisa: Apakah Arthur akan menjadi pelindungnya, atau justru dialah algojo yang akan menuliskan kata "TAMAT" di nisan Grecia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines