Story cover for Paper Plane by keichideas
Paper Plane
  • WpView
    Membaca 244
  • WpVote
    Vote 20
  • WpPart
    Bab 11
  • WpView
    Membaca 244
  • WpVote
    Vote 20
  • WpPart
    Bab 11
Bersambung, Awal publikasi Mar 09, 2021
5 tahun merantau di Kanada tanpa pulang sekalipun ke Indonesia, eh sekalinya pulang Falisha bawa bayi???

Bukan, bukan. Falisha bahkan belum menikah. Balita itu Ia temukan ketika sedang menunggu bagasi setelah turun dari pesawat. Sebuah pesawat kertas jatuh di kaki Falisha dan tak lama setelahnya seorang balita laki-laki menghampirinya untuk mengambil mainan pesawat tersebut. Anehnya balita ini berjalan sendiri tanpa ada orang dewasa yang mendampinginya. Oh Tuhan, Falisha harus apa sekarang?

Apa kata tetangga jika melihatnya pulang dengan membawa seorang anak tanpa suami. Orang tua macam apa yang tidak merasa bahwa anaknya masih tertinggal di bandara???
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Paper Plane ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#125singleparent
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Bad Wedding [Complete ✓] Tahap Revisi cover
ARUNA cover
My Perfect Husband cover
Mas Angga✔️ cover
Cupid Misfired (END) cover
Father (AU) cover
Baby On My Way cover
Good Daddy cover
Perfect Duda [Season 2] cover

Bad Wedding [Complete ✓] Tahap Revisi

36 bab Lengkap

"Aku ... hamil," lirihku. Aku menunduk, tak berani untuk menatap matanya yang memandangku dengan tajam dan menusuk. Hening. Rasanya, suasana di ruang makan kini terasa semakin mencekam. Aku memberanikan diri untuk mendongak menatapnya secara perlahan. Tatapan kami bertemu beberapa detik. Matanya memancarkan raut ketidak percayaan sekaligus sedikit rasa senang. Lalu didetik kemudian, dirinya mengubah tatapannya, lalu menatapku dengan sengit. "Apa katamu?" "Aku ... Hamil Mas Faisal, anak kamu," jawabku dengan nada pelan, aku masih menatapnya dengan tatapan sendu. Dia mengalihkan pandangannya sesaat, mengacak-acak rambutnya secara gusar, kemudian ia tertawa. "Apa katamu? Kau hamil? Hamil anakku? Cih. kau pikir aku percaya? Tidak!" **** Nadira Andriyani Wijaya, wanita cantik dengan rasa sabar dan keteguhan hatinya, harus dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan pria pilihan mereka. Bahkan Dira saja tidak mengenali siapa pria itu. Namun, demi kebahagiaan kedua orang tuanya, ia akan menerima dan menjalani hari-harinya sebagai seorang istri. Ia harus jatuh bangun dan menangis setiap hari karena pernikahan yang tidak pernah terbayangkan oleh dirinya. Apakah kehidupan dira akan bahagia? Atau malah sebaliknya? #peringkat 1 perjodohan (01-08-2020)