Prince Naveen

Prince Naveen

  • WpView
    Reads 305,481
  • WpVote
    Votes 34,448
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 23, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Naveen hanyalah seorang remaja berusia 14 tahun, tapi dirinya harus rela meninggalkan seluruh kehidupannya di Bumi karena kesalahannya mengikuti seorang wanita paruh baya yang sebenarnya penyelamat baginya. Setelah mengikuti wanita tersebut, dunia Naveen berubah bahkan juga takdirnya yang ternyata adalah seorang pangeran ke empat dan putra seorang Kaisar kejam. Kisah seorang pangeran yang tidak pernah di lirik oleh keluarga maupun orang-orang di sekitarnya kini menjadi seorang pangeran yang paling bersinar dan paling di cari oleh setiap orang yang mendengar namanya. Don't copy my story!!!
All Rights Reserved
#30
tears
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • BAPAK BANYAK ANAK.   (II)
  • Imperial Prince Wants to Live
  • The Cruel Princess[END]
  • Love Beyond Destiny [On Going]
  • Young Lady, Helene Morgan [END]
  • Penulis & Dunia Novel [Tamat]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines