Hidupmu, Hidupku

Hidupmu, Hidupku

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 18, 2021
"Kau tahu? Tidak apa-apa jika kau tidak baik-baik saja." Ian Tanandi, 17, adalah lelaki yang pesimis-- menurutnya, keberadaannya adalah penyebab semua hal buruk yang terjadi di sekitarnya. Dua bulan lalu, kehidupannya berubah dengan amat sangat drastis, memaksa ia dan kedua adiknya untuk pindah dan hidup di lingkungan baru. Di sana, tanpa sengaja ia menjalankan perjalanan untuk "menemukan jati dirinya" dan bertemu dengan kakak-beradik dari keluarga Lunardy, sumber dari "masalah" barunya. ================ Note: Ratingnya Mature karena mengandung unsur kekerasan, kata-kata kasar dan lain-lain. Read at your own risk!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENNIES
  • extra transmigration [End]
  • Halcyon
  • Eliinaa
  • MONOLOG
  • Ar.
  • BAD LIAR (Completed)
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • I just want to live in peace
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines