AYARA
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 9, 2021
"apa harus aku terus yang mengalah sama keras kepalanya kamu?!" Tanya perempuan itu dengan suara gemetar dan air mata yang terus terjatuh. "ya terserah, kalau gamau silahkan pergi. Toh, masi banyak cowo yang lebih dari aku" "ikut gue" laki-laki berpostur tinggi datang dari belakang, dan langsung menggenggam tangan ayara. Lalu mengajaknya pergi dari tempat itu begitu saja, sehingga membuat Ayara terkejut. Dan benar, masih ada yang lebih baik dari dia.
All Rights Reserved
#131
hukuman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMESTA YANG KU CARI
  • AKRA STORY Aksa & ayra
  • ZA&RA
  • Waktu?
  • jika bisa memilih
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Denara(Delon&kanara)
  • PESAN UNTUK RAYAN

Terlahir dari rahim seorang pelacur bukanlah kemauan Ayesha, namun nyatanya kesalahan yang di perbuat orang tuanya sudah menjadi takdir yang begitu menyakitkan untuknya, tak bernasab dan mendapat kutukan sedari lahir benar-benar menyiksa hidup gadis itu, di tambah kegagalan cinta yang ia alami. Hingga semesta tak sengaja mempertemukannya dengan seorang lelaki bernama Irzan Ghazi El-Fathan, yang berhasil membuatnya jatuh cinta kembali di saat ia tidak ingin jatuh cinta lagi. Namun lagi dan lagi, kisah cintanya kembali di ambang ujian yang besar. Apakah Ayesha dan Irzan berhasil bersatu? "Semesta mempertemukanku denganmu disaat aku tidak ingin jatuh cinta lagi, ku harap kamu benar ingin menetap, bukan hanya sekedar singgah di hati." -Ayesha Nindia Taleetha- "Tidak ada pertemuan yang kebetulan, ini sudah termasuk takdir dari Allah, jika kamu tidak ingin jatuh cinta lagi, maka izinkan saya meminta izin Tuhanmu untuk masuk ke hatimu dan memperjuangkanmu." -Irzan Ghazi El-Fathan-

More details
WpActionLinkContent Guidelines