Little Bastard

Little Bastard

  • WpView
    Bacaan 279
  • WpVote
    Undian 9
  • WpPart
    Bahagian 3
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Rab, Jan 7, 2026
Kevlar Ethan Liandra adalah sosok cowok populer di sekolah. Selain dia pinter, Lian-nama panggilanya- dia juga multitalenta, anak orang kaya plus ganteng. Gak ada alasan buat cewek-cewek satu sekolah gak tertarik sama dia. Ya, kecuali Edrea. Satu cewe yang terjebak sama masa lalunya. Edrea, cewek yang belum bisa move on dari mantannya sekaligus temen masa kecilnya Jeffrey. Lian adalah tipe cowok berengsek yang suka ganti-ganti pacar bisa seminggu sekali. Tapi, meski begitu cewek-cewek malah kesenengan karena mereka yang suka sama dia bisa ada kesempatan buat jadian sama cowok itu. Jadi, buat mereka gak masalah cowok itu ganti-ganti pacar seminggu sekali, itu tidak mengurangi ke sempurnaan Lian dia mata mereka. Sampe suatu ketika, dia baru saja putus dari pacarnya, Krystal. Cewek yang populer setara sama kaya Lian. Dua temen Lian, Kean sama Okta yang tahu kabar itu buat taruhan ketika tahu Lian bakal cari target selanjutnya yang bakal jadi pacar dia. Ketiga orang itu taruhan buat dapetin satu cewek yang sering mereka perhatiin, gak terlalu tertarik dengan keberadaan Lian. Tanpa tahu, Lian juga sebenarnya adalah bahan taruhan cewek itu sama temen-temennya.
Hak Cipta Terpelihara
#692
prince
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi