TARASYA [END]

TARASYA [END]

  • WpView
    Reads 685,709
  • WpVote
    Votes 34,681
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 5, 2025
Sequel of DEVAMEL Singkat saja, ini sebuah kesedihan yang tertunda. Kisah tentang seorang Dhea Tarasya Leander, gadis cantik, imut dan juga pintar. Tapi di balik itu semua, ia memiliki sifat yang childish, egois, dingin dan juga bodo amat dalam sekejap. Gadis yang hidupnya selalu lengkap tanpa kekurangan sama sekali. Saking lengkapnya, ia sama sekali tak mengira, ada sebuah masalah besar yang sudah siap menantinya. Menjadi pacar seorang Saka Fastino, merupakan hal tersial yang pernah di alami oleh Asya. "Asya itu mau putus sama Saka," ucapnya. "Tapi gak mau Saka pergi, apa lagi jauh-jauh dari Asya," lanjutnya dengan hela'an napas gusar. "Simpel. Gak usah putus." Asya hidup dalam kata sempurna, tapi sampai kapan itu semua bisa di katakan sempurna? Karena nyatanya tidak ada yang sempurna. Selamat datang di kisah Asya (Saka)!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Boo&Ay [TAMAT]
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • DRABIA [END]
  • COMPLICATED
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
  • Say Goodbye [ON GOING]
  • Still You [END]

Satu hari sebelum mawar putih layu dia pernah berkata, "Jangan takut kehilangan. Karena sejatinya hidup adalah tentang kembalinya ke pelukan Tuhan." Saffiyah adalah gadis yang menduduki peringkat akhir di sekolah hal itu membuat Saffiyah mendapatkan perlakuan kasar dari sang Papa. Disatu sisi dia juga bahagia bisa menjadi pacar dari cowok paling pintar di sekolah. "Boo?" "Ya." "Saat aku udah nggak kuat untuk bertahan. Aku mau kamu tetap jadi Boo yang aku kenal. Jangan pernah berubah dan jangan pernah menyepelekan hal kecil yang membuat kamu kehilangan. Karena kamu nggak tahu kalau hal kecil yang kamu abaikan bisa menjadi penyesalan kamu." "Saf?" "Boo, aku udah nggak kuat. Sakit banget rasanya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines