I Am Zi-Va

I Am Zi-Va

  • WpView
    LECTURAS 126
  • WpVote
    Votos 66
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 22, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
"Maaf kak? saya mau tanya ruang kep__" Ucapan gadis itu terhenti ketika orang yang dia ajak bicara malah memotong ucapannya "Tutup mulut sialan lo! suara lo buat gue mau bunuh lo!" "hah?! maksudnya apasih? apa suarany sejelek itu, sampai orang di depannya ingin membunuhnya karena mendengar suaranya? tapi orang bilang suaranya halus. Dan enak di dengar? tapi ini?" batin gadis itu "Tap__" "Heh sialan! lo tuli? hah?! tuli lo?! gausah ngomong lo sialan!" Gadis yang omongannya terus di potong tadi mulai tersulut emosi. Dia benci orang yang tidak menghargainya dan selalu memotong ucapannya, memangnya dia siapa? berani memotong ucapannya dan menyuruhnya diam?!. Kenal saja tidak, dan dengan seenak jidatnya lelaki di depannya menyuruhnya diam! bangs*d emang! fikir gadis itu "HEH! LO YANG DIAM ANJ*NG! GUE CUMA MAU TANYA SAMA LO, RUANGAN KEPSEK DI MANA?! DAN LO NYURUH GUE TUTUP MULUT?! APA SALAHNYA GUE NANYA COBA? CIH, SOMBONG AMAT!" Teriak gadis itu, menatap sengit lawan bicaranya. dia sangat tidak mengerti dengan lelaki ini, lelaki yang sangat angkuh, cih!. "PERGI LO!!! Gadis itu kaget, dia menyergit bingung, "GUE BILANG PERGI YA PERGI!" Bentak lelaki itu lagi, "JANGAN NGOMONG!!" Tambahnya, saat gadis di hadapannya ingin kembali mengeluarkan suara Sudah-sudah!!! kesabaran gadis itu habis, dia membuka sepatu miliknya, entahlah! apa yang akan gadis itu lakukan dengan sepatunya itu 'Tuk' Sepatu itu mendarat tepat di wajah pria tampan yang tadi membentaknya, lalu dia berlari, meninggalan lelaki itu. Tiba-tiba, Gadis itu membalikkan badannya seraya mengucapkan "Mampus lo!" tanpa suara, jangan lupakan dengan jari tengahnya yang dia acungkan di depan wajah cantiknya "Main-main lo sama gue? abis lo!" gumam lelaki itu, mengambil sepatu gadis itu, seraya tersenyum miring
Todos los derechos reservados
#16
kesal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • • D I V I N E__ D E C R E E, FA T E •
  • KIARA [End]
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • Oh Dev !
  • ice bear kesayangan
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Aku Adalah Lukamu
  • Ketua Sangar🙌💚 [ HIATUS ]

Huh .. Huh.. "MAU LO APA ANJING! LO SIAPA MAIN NGAJAK-NGAJAK GUE PACARAN?! GUE BELUM TAHU IDENTITAS LO BANGSAT! RUPA LO AJA KAGAK! MAIN NGAJAKIN ANAK ORANG PACARAN! SANTAI AMAT TUH MULUT! BAU AJA IYA PASTI!" Urat-urat tenggorokan Salma mendadak memanjang. Wajahnya memerah hendak memakan orang. Black masih tak bergeming. Dengan santainya ia kembali bersandar dibahu mobil dan mengamati Salma dari atas sampai bawah. Salma perlahan mendadak kikuk dan tentunya sedikit gugup ditatap intens seperti itu. "Apa lo?! Mata lo mau gue cungkil!?" seru Salma mengulangi perkataan lelaki tadi seraya memeluk tubuhnya sendiri. Padahal gadis itu memakai hoodie yang kebesaran. Lelaki itu terkekeh. Pandangannya masih tetap tertuju pada paras Salma. "Menarik"ujarnya melangkah mendekati Salma dan langsung menarik gadis yang masih memeluk dirinya itu hingga membentur pintu mobil.Salma syok dan sedikit meringis saat dirasa pergelangan tangannya terbentur cukup keras. " heh! Lo mau ngapain?jangan macem-macem sama cewek ya lo! Gue bisa nuntut besok sama polisi, dan lo akan ketangkep dan masuk penjara asal lo tahu! Lepasin gue!"Salma berusaha memberontak dari kukungan lelaki black didepannya. Mata elang itu menatap Salma dengan tajam. Perlahan, dia semakin mendekat, lalu memiringkan kepalanya.Salma gelagapan, hendak menampar wajah bermasker itu namun entah kenapa tidak jadi hanya karena Salma menyukai aroma maskulin itu. Katakan saja Salma gadis gila kali ini! "Tunggu sampai waktunya tiba. Bersabarlah!"bisiknya serak Salma merinding, bulu kuduknya meremang mendengar bisikan dari lelaki didepannya itu. Jarak yang sangat dekat membuat Salma tak bisa bernafas dengan baik. Apalagi berdekatan dengan seorang cowok aneh seperti ini. Membuat oksigen tidak dapat masuk kedalam tubuh Salma. __L__ Tentang sebuah kehidupan seorang gadis yang authornya tidak tahu mau bagaimana membuat ending ceritanya😭😎

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido