Zhivanna Arcellia

Zhivanna Arcellia

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 11, 2021
Menceritakan kehidupan seorang gadis yang penuh dengan lika liku nya dari sejak kecilnya. Tumbuh dari keluarga yang berkecukupan,Tapi tidak dengan kebahagiaan nya. Ia sudah berusaha untuk sabar dan tegar,tapi memang klo udah takdir nya seperti ini ya harus gimana?:) Takdir?Haha Apa harus,Ia salahin takdir? Mau tau lebih lengkap?Jangan lupa baca cerita gue:) jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya gaes.. Thank you:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • My Home
  • Not Me
  • Raden Aluna | END
  • NESTAPA [On Going]
  • I'M YOUR WIFE || JAEMIN × GISELLE || [END]
  • PLOT TWIST
  • RUMAH BUTUH RUMAH
  • CINTA SEJATI, PENUH MISTERI
  • Become an Extra or Main Character [END]

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines