Araku (On Going)

Araku (On Going)

  • WpView
    LECTURES 34
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadTerminé dim., avr. 25, 2021
WpInfo
Histoires vraies
Mots-cléskartika
Bruk Ara tidak sengaja menabrak seseorang sampai dia jatuh ke bawah, lantai sekolah ara pun bangkit dan membersihkan debu debu di rok nya itu "eeh maaf ya ara nggk sengaja" Ucap ara sambil membersihkan rok sekolahnya "Ada yang sakit nggk" Tanya seseorang yang menabrak ara Ara terdiam dan masih memikirkan nada seraknya itu adalah seorang cowo dan ara seperti tidak asing lagi dengan suara itu ara pun mendongak Deg deg Hening Itu lah keadaan sekarang karena sekarang jam pelajaran dan hanya ada ara dan cowo ini Ara refleks mundur beberapa langkah dengan mulut terbuka lebar "ka kami hah diaa" Ucap ara terbata bata sambil menunjuk ke cowo itu Cowo itu pun menaikan sebelah alisnya tanda tak mengerti dengan sikap seseorang yang tak sengaja menubruknya. Bruk Ara pingsan
Tous Droits Réservés
#2
kartika
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • AURORA
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ADHIARJA
  • Arsyilazka
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Ketulusan.
  • Transmigrasi MyTia [END]
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
AURORA

"Semua peristiwa yang kita alami selama ini ternyata akan berakhir menjadi kenangan? Lalu kenapa kau dulu menyinggahi hati ini jika pada akhirnya kau pergi. Datang untuk pergi, lebih pantas ku tunjukkan padamu". Ucap Rara "Mengapa dulu diri ini terlalu bodoh? Harusnya aku bisa membedakan mana tamu dan mana tuan rumah. Jika kau dulu datang sebagai tamu, maka akan kusuguhkan teh saja. Namun kau datang berlagak bahwa kau adalah tuan rumah, maka aku menyuguhimu hati. Jangan salahkan aku jika aku salah memberi perjamuan untukmu. Tanyakan pada dirimu! Salahkah cara kedatanganmu?" Rizki hanya bisa mematung menatap wanita kuat didepannya yang sudah ia sakiti. Ia terlalu bodoh memberikan semua pengharapan kepada Rara. Sekarang semuanya sudah terjadi. Nasi telah menjadi bubur, Rizki harus terima bahwa ia akan kehilangan wanita yang benar benar tulus mencintainya. Ikuti terus kisah perjuangan cinta Rara mencapai titik puncak.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu