FATHEENA

FATHEENA

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 9, 2022
Gagal dalam rencana pernikahan membuatku sedikit merasa trauma mengenai hal pernikahan. Namun datangnya dia yang meyakinkanku untuk melupakan masa lalu dan meneruskan masa depan membuatku yakin untuk melangkah maju. Akan tetapi lagi lagi aku harus menelan kekecewaan karena ekspetasi yang telah aku buat sendiri, pada akhirnya dia meninggalkanku sebelum kata "SAH" terucap. Terima kasih telah hadir dalam hidupku walupun akhirnya bukan kamu yang ditakdirkan untukku. ______________________________ Perihal jodoh,maut,dan kematian memang sudah dituliskan sebelum kita terlahir di dunia ini. Maka dari itu tidak perlu sibuk memikirkan siapakah jodoh kita. Ataupun menjaga jodoh orang lain dengan menjalin sebuah hubungan yang belum halal,karena itu merupakan suatu hal yang dilarang Allah dan membuang waktu saja. Pikirkanlah bekal apa yang sudah kita persiapkan untuk menghadap Allah. Karena kita tidak akan tau siapakah jodoh yang dahulu menjemput kita,akankah seseorang yang telah ditakdirkan untuk kita atau mungkin kematian. Tapi satu hal yang harus kita ingat jodoh yang sudah pasti adalah kematian. INI CERITA PERTAMA SAYA. JANGAN. LUPA FOLLOW :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jodoh Terbaik ✅
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Kekasih Impian✔
  • Jodoh Jenaka (COMPLETED)
  • Menunggu Halal Bersamamu
  • Hafizhah [sudah terbit]
  • WANITA GARIS LURUS (Persembahan Untuk Cinta)
  • Cinta tak keliru (END)
  • Hafira Hijrah (End)
  • SM 2 : Unsecret Marriage ✅(COMPLETE)

[Romance - Spiritual] Jodoh? Siapa yang tau kita akan berjodoh dengan siapa. Tapi, sebagai hamba-Nya kita harus selalu memantaskan diri menjadi yang lebih baik. Karena yang baik akan Allah sandingkan dengan yang baik pula, begitulah janji Allah. Lalu bagaimana dengan Arkan yang terpaksa harus menikahi Ayesha, wanita asing yang tak pernah ia kenal sebelumnya. Wanita yang jauh akan dari kata baik. Sedangkan dirinya telah mengkhitbah seseorang yang selama ini namanya selalu terucap dalam setiap sujud terakhirnya. Apakah benar Ayesha lah jodoh terbaik yang Allah kirimkan untuknya ataukah Allah mengabulkan doanya dengan menjodohkan dirinya dengan seseorang itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines