Fucked Up, Kianna

Fucked Up, Kianna

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 14, 2021
Aku menimbang-nimbang siapakah yang mau meluangkan waktu nya untuk mebaca cerita hidupku; penuh dengan kebodohan yang disengaja dan terkadang kesialan yang payah. Apakah kau mau membaca memori jangka pendek yang ku tuangkan dalam cerita ini? cerita payah dari orang yang payah pula,oh yeah tentu saja aku tidak sedang menuangkan cerita cinta remaja yang bodoh atau kesialan hidupku yang sangat luar biasa membosankan,aku juga tidak menceritakan tentang mengasihani diri sendiri sepanjang hidup dan meratapi nasib. Ceritaku bercerita bagaimana aku Kianna yang tidak populer,tidak juga cantik ataupun menarik,melawan takdir bodoh yang memaksaku untuk menyumpal omongan bodoh mereka dengan kaus kaki melarku yang bau. [note] Jika kau bosan pada halaman pertama kau membaca cerita ini, maka tinggalkan lah pesan di kolom komentar tepat seperti ini : "kian yang bodoh, cerita mu tak lebih bagus dari pidato ibuku setiap harinya jika aku lupa mencuci pakaian dalamku yang bau."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REGRET
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • My Possesive Boyfriend
  • PHOBIA(Comeback)-TAMAT
  • As Time Allows
  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • Langit Dara [End]
  • Boys Around Her (Telah Terbit)✔
  • SURAT CINTA UNTUK DARA
  • Esperanza [✔]
REGRET

𝓡𝓮𝓰𝓻𝓮𝓽 𝓲𝓼 𝓪𝓵𝔀𝓪𝔂𝓼 𝓬𝓸𝓶𝓮 𝓽𝓸 𝓵𝓪𝓽𝓮. 𝓐𝓹𝓹𝓻𝓮𝓬𝓲𝓪𝓽𝓮 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮, 𝓫𝓮𝓯𝓸𝓻𝓮 𝓲𝓽 𝓽𝓾𝓻𝓷𝓼 𝓲𝓷𝓽𝓸 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮?-𝙍𝙀𝙂𝙍𝙀𝙏 "Putusin Deera!" Arven Xavier Faeyza Andres. Most wanted boy, tengil, arogan, bad attitude dan langganan masuk BK yang telah menyukai sahabatnya sendiri-Deera, sejak pandangan pertama. Namun seperti kisah lama, sejauh apa pun usahanya untuk Deera, ketika Deera menyukai orang lain, Arven bisa apa? Hanya penolakan kejam, yang selalu dirinya dapatkan ketika hatinya berusaha untuk mengejar gadis itu. Seperti kepribadian mereka yang berbeda, perasaan mereka pun turut berbeda. *** "Gue udah bilang Ven, jaga batasan ke gue karna Daylon ngga suka lihat gue bareng lo!" "Daylon itu ngga baik buat lo Ra. Dia cowo manipulatif yang mainin perasaan lo!" "Lo bilang sahabat kan? Harusnya sahabat itu mendukung, bukan malah menikung!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines