My Twins Guys// Harries

My Twins Guys// Harries

  • WpView
    Reads 5,602
  • WpVote
    Votes 521
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 22, 2016
WpInfo
Fanfic
Justin Bieber
cerita ini aku on hold dulu karna sedang dalam perbaikan(?). --------------------------------------------------- "Aul" seketika aku langsung menghadapkan kepalaku kedepan. "Finn?" Gumamku. "Justin kemana?" Tanyanya. "dia ada urusan, entar juga balik" jawabku. "ohh begitu, sedang apa?" Tanyanya lagi, aku sempat menyerngit tapi langsung aku sembunyikan, "uh ini sedang aku sedang mengerjakan tugas makalah" jawab ku agak belepotan. "Kalau begitu aku tidak akan mengganggumu, aku harus pergi. Sampai jumpa dirumah" pamitnya. "Ya, sampai jumpa" balasku, lalu Finn langsung meninggalkanku pergi. Ada apa dengan Finn?. Batinku terus menanyakan hal itu. Tapi aku langsung menepis pertanyaan itu jauh-jauh dan kembali melanjutkan tugasku. Setelah setengahnya selesai aku menyudahinya, berniat melanjutkannya dirumah, lalu aku menutup laptopku. Tepat saat aku menutup laptopku, aku melihat Jack, Dia menggandeng tangan Megan. Jantungku, jantung sialan ini seperti sulit berpacu. Ini pertama kalinya aku merasa seperti ini. Seperti sesak, tetapi masih bernafas. Oh, ini menyiksaku. Sangat. Apa yang terjadi padaku? Tidak, ini bukan pertama kali aku merasakan seperti ini. Seperti deja vu, aku pernah melihat adegan seperti ini. Dan karna orang yang sama. Sial. Tidak, aku tidak mau mengingatnya!. Apakah aku jatuh cinta padanya? Tidak! Kau tidak Lia. 3 Desember 2014.
All Rights Reserved
#221
bieber
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Falling for You - TERBIT
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • ABISATYA | END
  • Stay (Away)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • SEANNA [ON GOING]
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • tentang sebuah rasa

pilihan yang sangat sulit, buat lelaki yang tidak setia. tapi juga bisa menjadi pilihan yang paling mudah di jawab, ketika orang itu adalah pintu jawabannya. kalimat yang paling menyakitkan hati, kalimat penentuan dalam hubungan, kunci dalam satu masalah. penjelasan akan tetap ada ketika masalah itu berlangsung, tapi apakah penjelasan itu dapat di percaya? setelah apa yang ia lihat. ini bukan kontes percaya apa tidak, tapi ini adalah apa yang aku lihat, dengan mata kepalanya sendiri. pemandangan yang tak seharusnya ada diantara mereka, aku gak papa Kamu seperti ini? karena aku emang gak pernah spesial di hidup kamu? tapi aku kasian sama buah hati kita, sampai kapan pun, dia! butuh kasih sayang orang tua nya, aku akan menyayangi ya tapi untuk bertemu bersama mu, aku gak sanggup, apa lagi? tertawa seakan tidak pernah terjadi apa-apa. ini kelanjutan kisah fenly dan aidha? apa kalian udah nungguin kelanjutan nya? kalau ia, langsung baca... selamat membaca: dari si__ ....

More details
WpActionLinkContent Guidelines