Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Metanoia

Metanoia

  • WpView
    Membaca 13
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 13, 2021
WpInfo
Fiksi Penggemar
Fairy Tail
Metanoia ▬▬▬▬▬ Satu-satunya hal yang membuat Rania tahan terhadap pembully-nya adalah jurnal merahnya. Di sana, di buku usang pemberian ayahnya itu, ia selalu bisa mencurahkan segala isi pikiran dan hatinya melalui puisi. Baginya, merangkai kata-kata membentuk susunan indah adalah satu-satunya jalan ia bebas mengeluarkan emosinya tanpa harus takut ada orang yang menghakimi. Rania sama sekali tidak berencana memperlihatkan puisinya kepada siapapun. Namun, ketika anak baru di kelasnya tidak sengaja melihat isi jurnal merahnya itu, hidup Rania perlahan mulai berubah. Dalam artian yang baik dan buruk.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [END] When the Stars are Tired
  • Wrong Love ( MASIH REVISI )
  • Rangkaian Rahasia
  • Hilang
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • CALISYAQIB (About a hope) (Hiatus)
  • MY WRITER [✓]
  • I'm not Raya [√]

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan