MINE
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 14, 2021
"Kau tahu; orang mengatakan bahwa kita bukanlah seperti yang kita pikirkan," Matanya mengamatinya. Dia menekan tubuh gadis itu yang gemetar, jari-jarinya menelusuri kulit pucatnya, senyum bengkok muncul, cocok dengan ekspresinya yang menakutkan. Marshall perlahan mundur darinya. Dia tahu dia tidak bisa bertindak seperti itu,tapi dia tidak bisa menahannya,gadis itu tanpa sadar menantangnya. "Oh Emilia, kenapa kau selalu begitu naif?" Senyumannya semakin membesar saat dia melihat wajahnya yang kebingungan. "Pergilah bersembunyi sampai semua orang pulang. Sembunyi sampai semua orang melupakanmu. Sembunyi sampai semua orang mati. Dan pada akhirnya tidak akan ada yang tersisa. Hanya kau dan aku Jadi mari kita bermain petak umpet, oke? "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ᴀꜰꜰᴀɪʀ || ʏᴏᴏɴʜᴜɴ ꜱᴛᴏʀʏ ✓
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Best Friend (NAVISA)
  • Silent Scars | Orine
  • Sugar Mommy (FreSha)
  • I Love You, But ... ✓
  • Naura & Lukanya
  • Coincidence & The Regret (markoeun + jaeminhina)

"𝓚𝓮𝓽𝓲𝓴𝓪 𝓱𝓪𝓽𝓲 𝔀𝓪𝓷𝓲𝓽𝓪 𝓽𝓮𝓻𝓼𝓪𝓴𝓲𝓽𝓲.. 𝓣𝓪𝓴 𝓫𝓪𝓷𝔂𝓪𝓴 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓭𝓪𝓹𝓪𝓽 𝓲𝓪 𝓵𝓪𝓴𝓾𝓴𝓪𝓷.. 𝓨𝓪𝓷𝓰 𝓲𝓪 𝓽𝓪𝓱𝓾 𝓱𝓪𝓷𝔂𝓪𝓵𝓪𝓱 𝓼𝓮𝓽𝓮𝓽𝓮𝓼 𝓪𝓲𝓻 𝓶𝓪𝓽𝓪 𝓶𝓮𝓶𝓫𝓪𝓼𝓪𝓱𝓲 𝓹𝓲𝓹𝓲𝓷𝔂𝓪.. 𝓨𝓪𝓷𝓰 𝓲𝓪 𝓽𝓪𝓱𝓾 𝓱𝓪𝓷𝔂𝓪𝓵𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓭𝓪𝓷𝔂𝓪 𝓽𝓮𝓻𝓪𝓼𝓪 𝓼𝓮𝓼𝓪𝓴.. 𝓨𝓪𝓷𝓰 𝓲𝓪 𝓽𝓪𝓱𝓾 𝓱𝓪𝓷𝔂𝓪𝓵𝓪𝓱 𝓢𝓮𝓫𝓾𝓪𝓱 𝓽𝓪𝓷𝓭𝓪 𝓒𝓲𝓷𝓽𝓪-𝓝𝔂𝓪."

More details
WpActionLinkContent Guidelines