Story cover for MINE by Shukakuxx
MINE
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 12, 2021
"Kau tahu; orang mengatakan bahwa kita bukanlah seperti yang kita pikirkan," Matanya mengamatinya. Dia menekan tubuh gadis itu yang gemetar, jari-jarinya menelusuri kulit pucatnya, senyum bengkok muncul, cocok dengan ekspresinya yang menakutkan.

Marshall perlahan mundur darinya. Dia tahu dia tidak bisa bertindak seperti itu,tapi dia tidak bisa menahannya,gadis itu tanpa sadar menantangnya.

"Oh Emilia, kenapa kau selalu begitu naif?" Senyumannya semakin membesar saat dia melihat wajahnya yang kebingungan.

"Pergilah bersembunyi sampai semua orang pulang. Sembunyi sampai semua orang melupakanmu. Sembunyi sampai semua orang mati. Dan pada akhirnya tidak akan ada yang tersisa. Hanya kau dan aku Jadi mari kita bermain petak umpet, oke? "
All Rights Reserved
Sign up to add MINE to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Naura & Lukanya by Chofellate
48 parts Ongoing
⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura Arabella Sanjaya bukan gadis biasa. Di balik senyumnya yang tenang dan sikapnya yang lembut, tersimpan dunia yang tak banyak orang tahu-dunia penuh tanggung jawab yang terlalu besar untuk usia belianya. Sambil tetap bersekolah dan berusaha terlihat seperti remaja lainnya, Naura diam-diam bekerja sepulang sekolah demi mencukupi kebutuhannya sendiri. Ia terbiasa menutupi luka, memendam lelah, dan tetap tersenyum seolah semuanya baik-baik saja. Namun hidup tidak pernah semudah itu bagi Naura. Ketika sebuah pesta yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan justru berakhir menjadi titik balik hidupnya, Naura harus menghadapi kenyataan pahit: ia hamil. Di tengah cemooh tak terlihat, penolakan yang perlahan muncul dari sekitarnya, dan beban moral yang begitu menekan, Naura tetap memilih untuk bertahan. Ia tak meminta dimengerti, hanya berharap didengar dan dipahami. Beruntung, di tengah kesendiriannya, ada Adara-sahabat yang setia mendampinginya meski tak tahu sepenuhnya gelapnya dunia Naura. Tapi sampai kapan Naura bisa menyembunyikan rahasianya dari Adara, dari semua orang... bahkan dari dirinya sendiri? Ini adalah kisah tentang keberanian, pengkhianatan, dan perjuangan seorang remaja perempuan yang dipaksa dewasa terlalu cepat. Sebuah kisah yang mengajarkan bahwa tak semua luka tampak, dan bahwa menjadi kuat bukan berarti tak pernah rapuh. ---
You may also like
Slide 1 of 8
MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)  cover
A Scratch For Sanguinis [Orine] cover
Silent Scars | Orine cover
Coincidence & The Regret (markoeun + jaeminhina) cover
Naura & Lukanya cover
Wrong Dream cover
Best Friend (NAVISA) cover
Yuki no Kizu (雪の傷) | Eremika cover

MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)

90 parts Complete Mature

"Haha Kapan jalannya?" "Ini lagi ganti baju" "Vc dong! Pengen ngelihat" "Abang! Alii ganj ,- "Apaan sih, ngadu ngadu bang zidan segala! Umur berapa sih?" "Biarin! Lagian kamu gitu aja percaya, Kamu lupa ya? bang zidan itu udah nikah? so, dia udah ga tinggal disini lagi" jelas prilly. "Truss kamu sendirian dong disana? " "Iyaa" "Kalau papa kamu dinas keluar calling aku ya! " "Mau ngapain? Mesum nih yakan? " "Seudzon aja yaampun! Aku kepengen mampir lah ketemu mama mertua, silaturrahmi udah lama banget kan ga main kesana. Mama kamu kan ga masalah dengan kita " "Oh kirain" "Kirain apa? Kamu mikir jorok ya? Udah paham ya sekarang hal hal begitu" "Paham apaan? Ih ngaco! Aku ga mikir apa apa kok" "Walaupun aku suka mesum tapi aku ga bakal ngerusak kamu, sebenarnya kesempatan mah udah banyak tapi aku ga mau,karena apa? Karena aku sayang sama kamu, kamu itu untuk di jaga bukan untuk di rusak" "Makasih" "Loh! kamu nangis? Cuman bilang gitu, malah nangis! Cengeng amat" "Aku terharu loh! Ternyata kamu otak nya doang yang rusak hatinya ternyata masih waras. Makanya aku terharu" "Wah! Ingin berkata kasar serius!"