LTF I : Gitta Story

LTF I : Gitta Story

  • WpView
    Reads 5,949
  • WpVote
    Votes 814
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2015
Disaat aku liat kamu, lagi sama seseorang dan aku hanya bisa bilang, "dulu gue pernah ada disamping nya seperti orang itu" Ya, Hanya itu yang bisa aku lakuin. Diam. Memendam rasa ini. Melihat mu bahagia dengan nya. Banyak yang menyemangati dan mendorong ku untuk melupakan mu. Namun, aku bingung harus memilih antara Melupakan mu, atau Memperjuangkan mu? Mengetahui kenyataan bahwa aku memang tidak cocok untuk mu, membuat ku seperti tersiram air dingin. Mengingatkan ku, untuk apa aku mencintai seseorang yang bahkan tidak mengetahui jika aku mencintai nya. Dan datanglah seseorang yang benar benar mampu menyingkirkan posisi mu dihati ku yang goyah itu. Membuat ku melupakan mu. Melupakan rasa cinta ku yang pernah ada pada mu. Dan membuat ku mencintai nya. Namun, apa jadinya saat aku dan dia ingin memulai semua nya, kamu malah datang dan mencoba merusak aku dan dia. Aku tau cerita cinta ku memang miris, namun.. Aku harap, apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi kedepan nya
All Rights Reserved
#146
gita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • ONE MORE TIME
  • All You Never Say
  • SalFlo
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Restore Me | TAMAT✔
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Mencintai Nania

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines