We Are Bad Friend

We Are Bad Friend

  • WpView
    LECTURAS 125
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida lun, mar 22, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
"Nasib dan perilaku kita itu sama. Sama-sama buruk!" ucap Ero pelan. Asse dan Haven mengangguk menyetujui ucapan Ero. "Makanya kita cocok banget jadi teman," balas Air sambil tersenyum. Ero, Asse, dan Haven hanya menanggapi dengan senyum paksa. Sangat terpaksa. "Cuma teman," batin mereka. Singkatnya, mereka berteman karena banyak memiliki kesamaan dalam segala hal, terkecuali perasaan dan kerajinan. Sangat bertolak belakang. ....................................... Cover by pinters. Samaan cover boleh, tapi kalo samaan cerita berantem aja deh! Enjoy!
Todos los derechos reservados
#208
kesedihan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Elvina [COMPLETED]
  • Garis Luka
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • Tiga Kanvas (TAMAT)
  • Untung Sayang
  • DEVIAN [END]
  • GASA [end]
  • Bintang [end]

-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido