DATANG

DATANG

  • WpView
    Reads 980
  • WpVote
    Votes 122
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 16, 2021
Saira berdiri mematung dihadapan para wartawan dengan wajah yang cukup terisi dengan kepanikan. Keramaian memaksanya untuk berbicara, tapi dia tetap bungkam. Hingga sesuatu mendorongnya, membawanya masuk kedalam sebuah ruangan. Dan suara-suara yang penuh dengan rasa keingintahuan itu tiba tiba lenyap. Tergantikan oleh deru nafas memburu, yang seakan sedang dikejar kematian. "Dia akan berada disini dalam lima menit, okay. Jadi jangan takut." Pelukan itu meregang, kemudian sentuhan lembut terasa dipipi kiri Saira. Pria didepannya itu memandang Saira dengan penuh kasih sayang. Memberikan sebuah ketenangan didalam netra hijau milik Saira. "Saira, dengarkan aku. Fokus pada suaraku," Pria itu kembali mendekapnya erat. Mengelus punggung wanita itu dengan perlahan. Dia bergumam ditelinga Saira, memberitahu bahwa semuanya akan baik baik saja, bahwa dia mencintainya. Perlahan, tubuh Saira kembali rileks. Ketegangan pada dirinya berkurang. "Dia akan datang, Saira. Raksamu akan datang." Datang © 2021, Kendavra. All rights reserved. ______________________________________________________ Novel Bahasa Indonesia
All Rights Reserved
#771
fiksiumum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruang ; Kursi dan jendela
  • Denyut Waktu (TAMAT)
  • Behind Our Eyes
  • Remember You - {On Going}
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • When A Woman, Fell In Love with "Her Husband"
  • Jerat
  • [End] Behind The Color

Tolong! Rubiana Mentari tertimbun tanah galiannya sendiri setelah membuat ulah dengan Tuan muda Arkaish Dewanggala, the one and only, bujang idaman kaum sosialita yang berdarah ningrat dan hobi gonta-ganti perempuan! Awalnya, Bia cuma ingin mengacaukan rencana perjodohan kakak tirinya, Jistara, dengan cara mencium Arkaish didepan umum, lalu mengaku cinta setengah mati dengan lelaki buaya yang hobi membuat Bia mual itu! Dia cuma ingin membuat kakak tiri dan juga Papinya malu! Nggak lebih! Ini semacam aksi balas dendam dadakan dan super nekat! Dan, ya. Memang betul setelahnya, rencana perjodohan Jistara gagal total. Bia puas sekali melihat Jistara si anak manja menangis sesenggukan karena lelaki idamannya di sosor duluan. Tapi, hidup Bia juga ikut amburadul! Ya ampun! "Kalau begitu, kita jodohkan saja mereka." T-tunggu. Tunggu dulu! Siapa yang akan di jodohkan dengan siapa?! "Kalian bersedia, kan?" Apa?! K-kenapa ... Semua orang menatapnya begitu?! "S-saya--" "Kami memang memutuskan untuk pacaran." Hah?! Bia menoleh. Menatap si brengsek yang sedang tersenyum tipis sambil melanjutkan. "Kami akan saling mengenal dulu. Iya, kan?" Lelaki itu menggenggam tangannya lantas tersenyum lagi. HARUSNYA TIDAK BEGINI! Tidak! Ini tidak benar! Baik. Tenang, Bia. Tenang. Jangan panik! Mari kita cari solusinya. Pertama-tama, tarik napas panjang lalu hembuskan perlahan. Ya, bagus. Tujuannya sekarang sudah jelas ; Bia akan menyusun beribu rencana agar lelaki itu muak dengannya lalu memutuskan hubungan secepat mungkin. Itu mudah! Bia pasti bisa melakukannya! Warning : sepuluh part terakhir sudah di hapus. Silahkan dibaca di karyakarsa. Terimakasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines