Di balik gerbang sekolah elit yang berdiri megah, tak ada yang berjalan tanpa aturan, tak ada kata yang diucapkan tanpa konsekuensi. Setiap langkah diawasi, setiap napas dinilai. Namun di tengah sistem yang sempurna ini, satu hal kecil memicu riak yang tak pernah diprediksi-riak yang perlahan berubah menjadi badai. Bisik-bisik di lorong mulai menyebut hal-hal yang seharusnya tidak ada dalam catatan resmi. Mata-mata yang tak terlihat mencatat, telinga-telinga yang tak pernah tidur mendengar. Dan di antara semua yang patuh, ada yang datang dengan sesuatu yang bahkan tak pernah siapkan prosedurnya. Di sini, kebenaran bukan untuk dicari. Di sini, kebenaran hanya untuk yang berani membayar harganya.
More details