EDELWEIS [END]

EDELWEIS [END]

  • WpView
    Reads 1,571
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 31, 2021
Kau tahu sulitnya proses mencapai edelweis? Jika itu sulit, lantas mengapa mawar merah di dekatmu tak kau petik? Sama indahnya, bukan? ~~~~ Rubi Jesi Mendeleev, gadis cantik dengan garis takdir yang tak semolek fisiknya merasa kehidupannya terasa tak adil, ketika ia harus satu atap dengan orang yang menjadi penyebab dari kematian bundanya yakni sang ibu tiri yang menjadikannya pembantu dalam istananya sendiri. Gadis malang yang keluar dari rahim seorang modelin dan mojang di kotanya itu, tumbuh tanpa disiram kasih sayang dan berkembang tanpa pupuk cinta dari orangtua. Kemandirian sejak dini menjadi peran penting dalam pembunuhan rasa takut untuk menghadapi kerasnya hidup. Hingga pada suatu waktu, kedatangan teman masa kecilnya membuat Rubi berhenti mencari makna dari kata 'pulang' yang tak pernah ia dapatkan dalam rumahnya sendiri. Namun, sayang seribu sayang, hatinya kala itu telah terpaut pada sosok laki-laki bernama Raka yang membuat dirinya kini berada dalam ambang kebingungan. Lantas ... pilihan apakah yang akan diambil Rubi? ~•~ Start: 14 Maret 2021 Finish: 13 Januari 2022
All Rights Reserved
#846
boyfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Archetypal [Terbit]
  • Ragashka [END]
  • STALKER - Beside Me [REVISI] ✔
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )
  • Atarangi. {Selesai}
  • TRANSMIGRASI SKY : RUBY [On Going]
  • Let Me Love You Longer
  • From Ghesya To Esya
  • Naughty Princess and The Boss (SELESAI)

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

More details
WpActionLinkContent Guidelines