Kisah Tanpa Nama

Kisah Tanpa Nama

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 1, 2021
Ada satu hal yang aku lakukan saat aku jatuh cinta kepada seseorang yaitu, memastikan apakah aku bisa menemaninya dan menerima dirinya apa adanya, karna ketika seorang laki-laki yang aku cintai sudah tidak bisa berjalan beriringan denganku apalagi dia tidak pernah mengenggam tanganku saat ada di dekatnya, maka aku juga tidak bisa terus mencintainya. Aku akan bertahan selama orang yang aku perjuangankan tidak pernah menyerah.
All Rights Reserved
#130
sekolahsma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shivviness[END]
  • Imagination
  • love at first sight?
  • After loving you [TAMAT]
  • ASRAR|
  • ATHAYA
  • It HURTS
  • DEVIAN [END]
  • AKU, KAU, DAN SANG WAKTU
  • Maaf✓

Suatu ketika aku bermimpi. Berlari tanpa arah di tengah jalan berkabut. Dan batu kecil pun bisa membuatku jatuh tersandung. Dengan rasa sakit, tak mampu berdiri sendiri. Aku menengadahkan kepala dan melihat sosok samar orang yang kusukai. Dia hanya terdiam seraya perlahan mengulurkan tangannya menanti aku tuk meraihnya. Begitulah... tangan itu memang harus kuraih sendiri. Aku harus berusaha menggapainya. "Akan kuraih..." sesaat aku berpikir seperti itu, seraya kuulurkan tanganku padanya. Kau tahu apa yang terjadi padaku kemudian?... Tanpa kusadari ada sosok lain yang sudah lebih dahulu mendekat dan membantuku kembali berdiri. Tangannya tak hanya terulur tetapi juga dengan erat menggenggamku. "Tenanglah." bisiknya, "Aku akan selalu ada untukmu." Kabut perlahan menghilang, memperlihatkan dengan jelas sosok didekatku itu. Aku tak terkejut. Aku sudah tahu, ternyata memang dia. Selalu dia... Karena bahagia sesederhana itu..

More details
WpActionLinkContent Guidelines