You're Not My Priority

You're Not My Priority

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 5, 2021
Katanya jika seseorang baru saja sudah dan orang itu langsung menjalin hubungan, tandanya ia yang jahat. Katanya jika seseorang itu cepat sekali mendapatkan penggantinya, tandanya ia sudah menjalin kedekatan dengan pengganti tersebut sebelum hubungannya tamat. Katanya juga penggantinya hanya pelampiasan yang nantinya juga akan jadi korban jerat. Boleh aku bisikkan sesuatu yang mungkin tidak akan kalian percaya? Yang terlihat bahagia tidak selamanya bahagia, aku rasa kalian sudah faham itu. Lantas alasan apa yang aku miliki untuk terus mengingat dia? Alasan apalagi yang aku miliki untuk bertahan di tempat yang sudah tidak pantas aku pijaki? Jangan karena aku berbeda, kamu seenaknya saja bicara. Aku tidak marah, hanya saja kamu harus tau bahwa di dunia ini ada ribuan karakter yang pastinya berbeda dengan karaktermu. Egois boleh, tapi keras jangan.
All Rights Reserved
#515
psikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • The Dark Side(END)
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • LENGKARA
  • Psychological-Kanaya Seanandita
  • My Beloved Revenge [END]
  • Senja dan Angkasa
  • BERSAMAKU SEBENTAR SAJA[BXB]
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines