I hate Ketos

I hate Ketos

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 31, 2021
Tiara seorang gadis cantik yang sangat membenci Rizky ketua OSIS di sekolah barunya. Namun teman temannya mendaftarkan Tiara masuk ke OSIS dan bertemu setiap hari dengan Rizky. Waktu ke waktu kebencian Tiara berubah menjadi cinta. Entah bagaimana Tiara bisa mencintai Rizky orang yang dia benci sejak awal masuk sekolah barunya. Setalah perasaan itu timbul Rizky memutuskan untuk bertunangan dengan Dinda anak dari rekan kerja ayahnya.
All Rights Reserved
#67
debat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senior Junior
  • Badgirl [END]
  • When I Love U☑️
  • YOURE IN MY AREA
  • 春のロマンス- Haru No Romansu (Romansa Musim Semi)
  • Raquilla
  • LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita

Di salah satu sudut SMK yang tak pernah sepi oleh langkah kaki dan hiruk-pikuk pelajar, ada sebuah kisah yang tak pernah tertulis di papan pengumuman OSIS kisah tentang perasaan yang tumbuh diam-diam, di antara rapat organisasi, tumpukan proposal, dan sorot mata yang saling mencuri pandang. Arfi, sang ketua OSIS yang dikenal tegas dan dingin, tak pernah menyangka hatinya bisa terganggu oleh seorang junior baru bernama Eca gadis ceria yang selalu datang lebih awal saat rapat dan tak pernah absen menyelipkan senyum dalam setiap tugasnya. Bagi Eca, Arfi adalah sosok panutan, sekaligus teka-teki yang sulit dipecahkan. Di antara jadwal kegiatan sekolah, pelantikan pengurus baru, dan latihan upacara yang melelahkan, keduanya mulai saling mengenal. Namun, tak semua perasaan bisa mudah diungkapkan. Ada batas yang tak tertulis antara senior dan junior, antara tanggung jawab dan keinginan. Ini bukan sekadar kisah cinta remaja. Ini tentang keberanian menyimpan rasa, tentang kedewasaan dalam diam, dan tentang hati yang perlahan mulai bicara. Dan di balik setiap seragam OSIS yang mereka kenakan... ada perasaan yang perlahan tumbuh tanpa komando.

More details
WpActionLinkContent Guidelines