You
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 14, 2021
Kesalahan terbesarku adalah.. Mencintaimu tanpa mengharapkan apapun dan tanpa tahu suatu saat nanti hatiku akan terluka. Kesalahanku yang lain adalah.. Meninggalkanmu saat aku masih sangat menyayangimu, dan tanpa kusadari bahwa kamu adalah tempatku kembali, kemanapun aku pergi. Kamu hanya satu-satunya alasan aku pergi dan kembali. Di satu waktu kamu sangat mengerti diriku, dan di waktu yang lain kamu menjadi sangat egois. Kemana aku harus pergi tanpa harus kembali padamu? Kemana aku harus mencari cinta yang baru? Kenapa disemua tempatku pergi, hanya kamu tempatku kembali? Tidak bisakah kamu membiarkanku pergi? Atau pada dasarnya, aku yang memang tidak ingin pergi meninggalkanmu? Entah mana yang benar dan mana yang salah, aku hanya tahu bahwa kamu adalah rumahku. Kemanapun aku pergi, dengan siapa aku pergi aku akan selalu ketempat semula. Yaitu dirimu.
All Rights Reserved
#831
ongoing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan]
  • Have a Nice Dream [Completed]
  • Datang Untuk Pergi
  • Hopeless
  • The Other Side [Telah Difilmkan & Diterbitkan]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Mengukir sukacita sesaat, lukacita selamanya
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?

Karena permulaan cinta adalah membiarkan mereka yang kita cinta menjadi diri mereka sendiri, orang yang berbahagia karena cinta tidak pernah memiliki segalanya. Berbuat kesalahan adalah hal yang biasa, karena mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat agar ketika kita bertemu dengan orang yang tepat kita akan sadar betapa berharganya itu. "Tidak masalah bagiku jika itu adalah keinginanmu, tapi maaf saja, kau hanya bisa memiliki tubuhku tapi tidak hatiku." Sebuah persyaratan yang harus aku terima jika masih ingin bersama dengannya untuk waktu yang lama. Aku mencoba untuk meyakinkan diriku dapatkah aku bertahan dari waktu ke waktu bersama dengannya tanpa memiliki hatinya? Lalu sebenarnya apa yang aku dapatkan dalam kurun waktu itu jika pada akhirnya hal yang paling aku inginkan darinya sudah pasti tidak akan pernah menjadi milikku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines